ARASYNEWS.COM – Pembebasan lahan dan tanah ulayat di kabupaten Limapuluh Kota untuk pembangunan jalan bebas hambatan atau jalan tol masih kesulitan. Banyaknya lahan produktif pertanian dan perkebunan yang dimanfaatkan masyarakat dipergunakan untuk kepentingan ekonomi mereka yang telah dipergunakan sejak dahulu hingga saat ini.
Hal inilah yang membuat belum terlaksananya rencana pemerintah pusat untuk menghubungkan kota Padang menuju Pekanbaru dengan menggunakan akses jalan tol.
Terkait hal itu, Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan bahwa pembangunan jalan tol dari Payakumbuh menuju Pangkalan yang awalnya direncanakan melewati lima nagari (desa) telah mengalami perubahan jalur sebagai tanggapan atas protes masyarakat setempat.
Dikutip dalam keterangannya, Kepala Komnas HAM Perwakilan Sumbar, Sultanul, mengkonfirmasikan bahwa pemindahan jalur tol ini terjadi setelah pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat yang terdampak langsung oleh proyek tersebut.
Selain itu, kerjasama juga terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk mencapai kesepakatan terkait pemindahan jalur tol.
“Jalur tol yang semula melewati lima nagari kini dialihkan ke Sarilamak, Payakumbuh, dan arah ke Pekanbaru. Pemindahan ini adalah hasil dari pertimbangan yang melibatkan hak masyarakat adat, mata pencarian, dan pertimbangan lainnya,” dikonfirmasikannya, Sabtu (30/9/2023)
Pihak berwenang mengkhawatirkan bahwa jalur tol sepanjang lima kilometer yang melintasi 556 kepala keluarga dapat mengancam nilai-nilai adat dan budaya yang telah ada sejak lama.
Selain itu, Sultanul mengatakan, bahwa pemindahan jalur tol ini dilakukan setelah diskusi dengan masyarakat yang terdampak dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.
“Pembangunan jalan tol ini merupakan program proyek strategis nasional yang melibatkan banyak pihak, dan perlu mendapatkan dukungan agar berhasil,” tambahnya
Surat dari pemerintah juga mencantumkan tiga trase yang akan dilalui oleh jalan tol ini.
Adapun ruas jalan tol yang menghubungkan kota Padang – Pekanbaru seksi 4 Payakumbuh-Pangkalan Limapuluh Kota ini adalah sepanjang 43 kilometer. Ruas jalan tol ini direncanakan nantinya akan menembus bukit (bukit barisan) dan membuat terowongan. []