Ini Keterangan BBKSDA Riau Terkait Kematian Gajah Sumatera di Wilayah Bukit Apolo, Ukui, Kabupaten Pelalawan

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Balai Besar KSDA Riau berikan keterangan terkait ditemukannya gajah Sumatera (Elephas Maximus sumatranus) yang mati di wilayah Bukit Apolo, Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

“Pada hari Rabu, 27 Oktober 2021 kemarin, sekira pukul 15.00 WIB, Kepala Resort Air Hitam Bagan Limau (AHBL), Balai Taman Nasional Tesso Nilo menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya 1 (satu) ekor Gajah mati di Bukit Apolo,” terang Plt Kepala Besar KSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara melalui Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, dalam rilis yang diterima arasynewscom, Selasa (2/11/2021).

“Selanjutnya, Kepala Resort melaporkan kepada Kepala Balai TNTN yang ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Riau untuk bersama sama melakukan penanganan,” kata Heru.

Pada hari itu juga sekitar pukul 22.00 WIB, Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, dan masyarakat menuju lokasi kejadian di Bukit Apolo, Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan dan tiba di lokasi pada pukul 03.15 WIB.

Selanjutnya, pada Kamis, 28 Oktober 2021, pukul 08.00 WIB, Tim gabungan mulai melakukan nekropsi terhadap Gajah sumatera yang mati tersebut dengan hasil sebagai berikut :

a. Gajah tersebut berjenis kelamin betina, tinggi badan 2,17 m, berat badan 2 ton, tebal kulit perut 0,4 cm, tebal kulit punggung 1,2 cm.

b. Dari ciri-ciri fisiknya Gajah tersebut adalah Gajah sakit yang sudah dilakukan pengobatan (penanganan medis) pada hari Sabtu, 23 Oktober 2021 oleh Tim Medis Balai Besar KSDA Riau dan Balai TNTN di Desa Pontian Mekar, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri.

c. Gajah sumatera tersebut diperkirakan mati pada Selasa pagi, 26 Oktober 2021 yang disebabkan infeksi organ pencernaan, malnutrisi, dan dehidrasi.

“Dalam tindakan Nekropsi tidak dilakukan mengambil sampel untuk pemeriksaan laboratorium dikarenakan semua organ dalam tubuh sudah rusak (lisis), sehingga seluruh organ dalam tubuh langsung dikuburkan,” pungkasnya. [Rls]

You May Also Like