Empat Batu Berukuran Besar Ditempatkan di Lembah Anai, Sebagai Monumen Galodo

ARASYNEWS.com — Ada empat buah batu berukuran besar yang ditempatkan di pinggir jalan di kawasan Cagar Alam Lembah Anai. Batu-batu ini merupakan bekas banjir bandang atau galodo yang pernah melanda wilayah itu.

Untuk saat ini sedang dalam pengerjaan dan nantinya direncanakan akan diresmikan oleh presiden RI sebagai monumen.

Monumen ini sebagai pengingat bencana besar yang pernah terjadi dan melanda hingga menimbulkan korban jiwa.

Selain itu juga menghancurkan dan menghanyutkan berbagai fasilitas bangunan yang ada di kawasan tersebut. Serta juga memutuskan jalur darat antara kota Padang dan kota Padang Panjang – Bukittinggi.

Monumen Galodo dibangun di kawasan Jembatan Kembar, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Dekat gerbang perbatasan kabupaten Tanah Datar dan kota Padang Panjang.

Monumen ini didirikan sebagai pengingat dan bentuk penghormatan bagi para korban bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah tersebut.

Lokasi dan kawasan ini terdampak cukup parah dan menjadi bencana yang kedua pasca bencana galodo sebelumnya pada Mei 2024.

Monumen ini dibangun menggunakan bebatuan sisa material longsoran asli dari lokasi bencana.

Sementara itu, juga disematkan ukuran nama-nama korban bencana banjir bandang yang menjadi memori abadi. Ada korban yang ditemukan dan ada juga yang tidak.

Adapun penggagas pembangunan monumen ini diprakarsai oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Sumbar.

Sebelumnya, beberapa puluh tahun lalu juga ada monumen batu yang ditempatkan di tepi jalan di kawasan Cagar Alam Lembah Anai. Dan pada batu itu juga disematkan nama-nama korban.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like