Dampak Kabut Asap, Sudah Ribuan Anak di Pekanbaru Terkena ISPA

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kabut asap masih melanda wilayah Riau pada Oktober 2023 ini. Beberapa kota kabupaten bahkan sudah memberlakukan pembelajaran secara daring bagi peserta didik. Akan tetapi tidak bagi peserta didik untuk tingkat TK, SD, dan SMP di kota Pekanbaru.

Untuk diketahui, pada awal tahun 2023 ini, sudah ribuan anak yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Pekanbaru mencatat sebanyak 9.165 anak. Separuh diantaranya adalah anak dibawah lima tahun (balita) dengan angka 5.494 anak. Sementara, sisanya anak berusia 5-9 tahun. Selain itu, ada sekitar 575 anak yang mengalami ISPA dengan Pneumonia. Sedangkan yang berusia 5-9 tahun, ada sebanyak 20 anak menderita ISPA Pneumonia.

Untuk usia 9-69 tahun, bahkan ada juga yang mengalami ISPA dengan angka 12.706 orang dan diantaranya sebanyak 11 orang mengalami ISPA dengan Pneumonia.

Selanjutnya, untuk usia di atas 60 tahun, sebanyak 2.551 orang yang menderita ISPA dan tiga orang terkena ISPA dengan Pneumonia.

Dikutip dari Dinkes, total keseluruhan menderita ISPA di Pekanbaru sejak awal tahun 2023 hingga September 2023 mencapai 24.422 orang.

Kepala Dinkes Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih, mengatakan, bahwa untuk kasus ISPA di Pekanbaru bisa terus bertambah jumlahnya akibat situasi yang melanda saat ini. Dan ia mengatakan, kasus ini paling banyak diderita anak-anak.

“Maka dari itu, agar tidak terus bertambah, kita imbau agar orang tua mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak,” tukas Zaini, Rabu (11/10/2023).

Disisi lain, Dinas Pendidikan kota Pekanbaru masih memberlakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka bagi anak-anak untuk tingkat TK, SD, dan SMP di kota Pekanbaru. Dan ini berbeda dengan instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang memberlakukan penerapan sistem daring bagi peserta didik tingkat SMA/SMK dan SLB negeri dan swasta.

Untuk suhu udara di kota Pekanbaru pada hari ini terlihat sudah mulai membaik. Hal ini karena hujan telah mulai turun di wilayah kota Pekanbaru dan sekitarnya. []

You May Also Like