ARASYNEWS.COM, LIMAPULUH KOTA – Pasca banjir di Nagari Manggilang, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Bupati Limapuluh Kota Safaruddin DT Bandaro Rajo bersama Dandim 0306 Lima Puluh Kota Letkol Kav. Ferry Lahe, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso dan Kepala BPBD Limapuluh Kota Joni Amir, serta unsur Forkopimda Limapuluh Kota meninjau langsung lokasi banjir dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.
“Kami mohon maaf karena baru bisa datang ke sini (Manggilang) karena kami melakukan tes COVID-19 dan sekarang hasilnya negatif makanya kami baru bisa datang ke sini untuk meninjau dan menyerahkan bantuan,” kata Safaruddin di Manggilang, Sabtu,(1/5/2021), dalam keterangannya.
Ia mengatakan bantuan yang diserahkan memang dinilai belum mencukupi dan tidak menjadi hal yang utama yang dibutuhkan warga Nagari Manggilang yang terdampak banjir.
“Ini merupakan ujian kita bersama, bencana tidak ada yang menginginkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga Nagari Manggilang,” ujarnya.

Bantuan yang diserahkannya bersama tersebut, berupa alat dapur, alat bayi, alat kebersihan keluarga, baju ibu-ibu, terpal, beras, telur, mie instan dan air mineral.
Menurutnya, hal yang terpenting bagi warga yang terdampak banjir kali ini adalah kepastian agar banjir tidak terulang lagi di waktu-waktu ke depannya.
Dikatakan Bupati, pihaknya akan melaksanakan survei untuk memastikan penyebab dari banjir di Nagari Manggilang yang sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
“Sebelumnya itu di sini (Manggilang) sudah ada perencanaan detailnya (DED) untuk diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tapi proposal nya tidak kunjung sampai dan membuat anggaran dari pusat tidak turun yang besarannya kurang lebih Rp30 milliar,” kata Bupati.
Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan segera menindaklanjuti DED yang sudah ada tersebut dan diharapkan bisa menjadi jawaban dari masalah banjir di Nagari Manggilang, Pangkalan Koto Baru. []