Beberapa Destinasi Wisata Halal yang Hits di Sumatera Barat

ARASYNEWS.COM – Sumatera Barat (Sumbar) memilik banyak tempati wisata yang indah dan menarik. Berbagai tempat yang ada memiliki ciri khas tersendiri, baik wisata air, perbukitan, wisata sejarah hingga pada wisata halal yang islami. Dan inilah yang menjadikan setiap orang dari berbagai provinsi kerap datang ke wilayah Sumbar.

Destinasi wisata di Sumbar hampir setiap harinya dikunjungi baik wisatawan lokal ataupun luar daerah. Mereka datang bersama keluarga dan bahkan juga bersama rombongan teman-teman sejawat.

Di tahun 2021 ini, ada beberapa tempat yang hits dan ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini lantaran tempat-tempat ini mendapat renovasi dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

  1. Jam Gadang Bukittinggi

Tempat yang satu ini selalu dikunjungi masyarakat baik dalam kota ataupun dari luar kota. Saat ini renovasi yang dilakukan pemerintah adalah pada area taman yang ada disekitar jam gadang. Dengan hadirnya berbagai bunga di area ini menambah kesan tersendiri bagi wisatawan. Ditambah lagi dengan hadirnya ornamen-ornamen dan juga ada air mancur yang menari.

  1. Islamic Center Padang Panjang

Masjid yang satu ini yang terbaru ada Al-Qur’an yang berukuran besar. Diletakkan di depan masjid dan dikelilingi dengan bunga-bunga. Dan hingga kini banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk berswafoto di area masjid setelah melaksanakan ibadah sholat. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Padang Panjang.

3. Masjid Samudera Ilahi Painan

Masjid yang satu ini berlokasi di pantai Carocok Painan. Peresmian masjid ini adalah pada bulan Februari tahun 2021, dan dinamai dengan Masjid Samudera Ilahi atau Masjid terpaung Paninan

Masjid ini mulai kerap dikunjungi masyarakat selain melaksanakan ibadah sholat, mereka datang juga untuk berswafoto di area bangunan masjid yang terletak ditepi pantai ini

  1. Masjid Raya Sumatera Barat di Padang

Masjid ini memiliki daya tarik tersendiri lantaran bangunan pada bagian atapnya yang terlihat seperti rumah gadang. Masjid ini terletak dipusat kota Padang. Yang terbaru saat ini, wisatawan dapat naik menuju puncak di menara masjid yang terdapat di samping masjid Raya Sumbar ini. Untuk biayanya juga sekedarnya yang dipergunakan sebagai wakaf.

  1. Masjid Gadang Balai Nan Duo

Masjid Tuo Koto Nan Ampek atau juga disebut Masjid Gadang Balai Nan Duo adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Koto Nan Ampek atau kini secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kelurahan Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Masjid berarsitektur Minangkabau ini diperkirakan dibangun pada tahun 1840, yang pada mulanya beratapkan ijuk sebelum akhirnya diganti menjadi seng.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai sarana pendidikan agama sekaligus tempat bermusyawarah.

  1. Masjid Jamik Taluak

Masjid ini adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Letak masjid ini dekat dengan perbatasan Kota Bukittinggi, sehingga juga dikenal sebagai Masjid Jamik Taluak Bukittinggi.

Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Haji Abdul Majid pada tahun 1860, yang pada mulanya hanya terbuat dari kayu beratapkan ijuk. Masjid ini sempat mengalami beberapa kerusakan cukup berarti akibat gempa, seperti pada tahun 2007 yang mengakibatkan masjid ini rusak parah. Meski telah beberapa kali dilakukan perbaikan, keaslian masjid ini masih tetap dipertahankan.

Arsitektur yang dimiliki masjid ini secara keseluruhan dipengaruhi oleh corak Minangkabau. Pengaruh Arab datang kemudian dengan dibangunnya minaret lalu disusul pembuatan fasad. Dengan arsitektur yang dimilikinya, masjid ini juga menjadi salah satu masjid yang paling banyak difoto selama masa Pemerintahan Hindia Belanda, yang kini dikoleksi oleh Tropenmuseum di Amsterdam, Belanda.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal baik di Kabupaten Agam maupun di Kota Bukittinggi.

Saat ini, banyak wisatawan yang datang berkunjung sembari beribadah menikmati pemandangan dan ikan-ikan yang terdapat di kolam di sekitar area masjid.

  1. Masjid Agung Nurul Islam

Masjid Agung Nurul Islam atau juga dikenal sebagai Masjid Agung Sawahlunto adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Kelurahan Kubang Sirakuak Utara, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat. Lokasinya berjarak sekitar 150 meter dari Museum Kereta Api Sawahlunto.

Masjid yang dibangun pada masa penjajahan Belanda ini pada awalya merupakan bangunan pusat pembangkit listrik bertenaga uap. Bangunan itu dibangun pada tahun 1894 dan berubah fungsi menjadi masjid sejak tahun 1952, sementara cerobong asapnya kemudian dijadikan sebagai menara dengan tambahan kubah setinggi 10 meter.

Bangunan utama masjid ini berukuran 60 × 60 meter dan memiliki satu kubah besar di tengah yang dikelilingi oleh empat kubah dengan ukuran yang lebih kecil. Di bawah bangunan masjid terdapat lubang perlindungan yang sempat dipakai untuk tempat merakit senjata, granat tangan, dan mortir.

Saat ini selain berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam, masjid berlantai dua ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat sekitar.

  1. Masjid Asasi Padang Panjang

Masjid Asasi (awalnya bernama Surau Gadang Sigando)[3] terletak di Nagari Sigando, Kota Padangpanjang, Sumatra Barat. Masjid ini diperkirakan berdiri sejak abad ke-18 dan tercatat sebagai masjid tertua di Padangpanjang. Arsitekturnya mengikuti bentuk masjid tradisional Minangkabau.

Sejak didirikan, konstruksi masjid tidak mengalami kerusakan berarti, walaupun dilanda gempa besar pada 1926 dan 2009. Pemugaran yang dilakukan berupa penggantian atap ijuk dan dinding tidak mengubah keaslian bentuk masjid. Pemerintah Indonesia telah menetapkannya sebagai benda cagar budaya di bawah Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Saat ini, Masjid Asasi menjadi salah satu daya tarik wisata di Padangpanjang.

  1. Masjid Raya Lima Kaum

Masjid Raya Lima Kaum adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Nagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Masjid ini diperkirakan berdiri pada tahun 1710.

Lokasinya berada di pusat Nagari Lima Kaum, yakni di Balai Sariak, Jorong Tigo Tumpuak, sekitar 20 meter dari jalan arah Batusangkar menuju Padang.

Pada 2010, masjid ini ditetapkan sebagai cagar budaya bersama beberapa masjid lain di Sumatra Barat, seperti Masjid Bingkudu di Nagari Canduang Koto Laweh, Masjid Rao Rao di Nagari Rao Rao, dan Masjid Raya Ganting di Kota Padang.

Masih banyak lagi tempat-tempat wisata halal yang ada di Sumatera Barat ini. Selain bangunan masjid yang baru, para wisatawan dapat datang bernostalgia ke masjid-masjid bersejarah di berbagai kota di Sumatera Barat. []

You May Also Like