ARASYNEWS.COM, PADANG – Beberapa wilayah di kota Padang digenangi air sejak Kamis (13/7/2023) hingga Jum’at (14/7/2023). Hal ini terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan mengakibatkan banjir. Sejumlah wilayah pun lumpuh total akibatnya.
Selain itu juga sejumlah mayat keluar dari makam akibat longsor yang terjadi. Lokasi ini terjadi di Seberang Padang, kota Padang. Masyarakat bersama tim gabungan melakukan evakuasi mayat-mayat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melalui Sekretaris BPBD Padang, Robert Chandra Eka Putra, mengatakan, pihaknya telah mengerahkan personel melakukan evakuasi mayat-mayat tersebut.

“Kita minta petugas membawa kantong mayat untuk mengumpulkan kerangka mayat yang terbawa longsor tersebut,” kata Eka, Jum’at (14/7/2023) siang.
Ia mengatakan, pihak keluarga sudah datang ke lokasi untuk mengidentifikasi mayat-mayat.

Banjir juga melanda RSUP M Djamil Padang. Air masuk ke ruang pasien dengan ketinggian sekitar 20 centimeter. Sedangkan pasien dan pihak keluarga pasien masih tetap bertahan di dalam ruang pasien.
Bukan hanya itu saja, di Pantai Padang, beberapa kapal barang juga dihempas gelombang dan terdampar di pantai.

Terkait musibah ini, pejabat di kota Padang pun langsung turun meninjau sejumlah lokasi. Wakil Walikota Padang Ekos Albar mengatakan ketinggian banjir ada yang mencapai satu meter di beberapa lokasi.
Bergerak dari kediaman resminya, Jalan A. Yani No. 51, ia pun menyisiri kawasan-kawasan yang terendam banjir dan cukup mengkhawatirkan. Dan warga pun memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Sebagaimana arahan dan koordinasi kami dengan Bapak Wali Kota Padang yang saat ini sedang dalam perjalanan dari Makasar menuju Padang, kami turun meninjau beberapa titik banjir di kota Padang akibat hujan deras yang turun dari semalam hingga pagi ini,” kata Wawako Ekos.
“Musibah tidak dapat kita tolak, mari kita bahu-membahu menghadapinya, sebab dalam keadaan darurat seperti ini, kepedulian terhadap sesama sangat diperlukan” kata Wawako.

“Bagi masyarakat yang memerlukan evakuasi kita akan evakuasi ke tempat pengungsian yang disediakan. Selain itu kita juga berupaya siapkan dapur umum di beberapa titik lokasi yang terkena banjir. Semoga musibah ini segera berlalu dan kita dapat beraktivitas seperti biasa lagi,” doa Wawako Padang di sela meninjau banjir di kawasan Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.
Dikatakannya juga, ia telah meminta personil BPBD dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan tim gabungan lainnya untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir. []