ARASYNEWS.COM, PADANG – Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis membenarkan kabar akan dilakukannya renovasi rumah dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar).
“Memang iya ada renovasi. Dana ini bersumber dari dana APBD Sumbar,” kata Raflis, dalam informasinya Jum’at (20/8/2021).
Dijelaskan Raflis, yang direhab bukan rumah yang ditempati pribadi dan keluarga, tetapi rumah di bagian belakang.
“Di belakang itu ada ruang fitnes, ruang rapat, ruang tamu, ruang kerja, shelter, parkir, dan kamar sopir. Tempat-tempat itu sudah tidak layak lagi,” terang Raflis.
Disebutkannya, bangunan belakang rumah itu adalah bangunan tahun 2005 dan sudah tak layak karena pernah diguncang gempa dahsyat pada 2009 di Padang.
“Pagunya di angka Rp 7 miliar lebih, Rp 5,6 miliar sudah harga lelang,” ungkap dia.
Saat ditanya pengerjaan renovasi yang ditengah pandemi Covid-19 ini, ia hanya menyebutkan bahwa anggaran itu sudah diajukan pada Mei 2020 lalu dan sudah menjadi kebutuhan.
“Itu kan kebutuhan. Harga itu sudah dihitung. Membangun tidak mungkin separuh-separuh kalau tidak bermanfaat. Jadi sudah dihitung oleh konsultan. Itu sudah melalui lelang terbuka. Kalau tidak selesai, tentu tidak bermanfaat,” terang dia.
Terpantau di situs lpse.sumbarprov.go.id, proyek rehab rumah dinas DPRD Sumbar anggarannya bersumber dari APBD 2021. Nilai pagu paket rehab rumah dinas DPRD Sumbar ini, senilai Rp 7,360 miliar. Sementara harga perkiraan sendiri (HPS) yang tercantum dalam situs itu, senilai Rp 6,876 miliar. Dari 141 peserta lelang, sudah ditentukan satu perusahaan sebagai pemenang tender. Besaran nilai sesuai penawaran dari perusahaan pemenang itu Rp 5,690 miliar. []