Sejumlah Cafe Tempat Kuliner di Pekanbaru Dibubar Paksa Tim Gabungan, Pengunjung Kocar-kacir

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Tim gabungan Covid-19 kota Pekanbaru bubar paksa pengunjung cafe tempat kuliner di jalan Arifin Achmad kota Pekanbaru. Beberapa diantaranya adalah cafe Raun2, Leng Cafe, Jeber Cafe Platinum, Food Park, Cafe Street Boba, Kong Djie Coffe, Zaki Cafe di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Selasa (20/4/2021) malam.

Terpantau di lapangan, juga terjadi di Tugu Keris, RTH Puteri Kacamayang dan sejumlah tempat kuliner lainnya di kota Pekanbaru.

Pengunjung terlihat kocar-kacir ketakutan di bubarpaksa aparat gabungan Forkopimcam kecamatan, Satpol-PP Pekanbaru, TNI-Polri, dan BPBD Pekanbaru.

Hal ini dilakukan karena banyak pengunjung yang berkerumun tidak menerapkan protokol kesehatan dan tidak memakai masker.

Di Jalan Arifin Ahmad, turut hadir juga Camat Marpoyan Damai Junaidy, Lurah Sidomulyo Timur Edwar Batara, Kapolsek Bukitraya Pekanbaru AKP Arry Prasetyo SIK SH MH, dan Wakapolresta Pekanbaru AKBP Hasyim.

“Tempat kuliner yang dibubar paksa pengunjungnya itu malam tadi antara lain Raun2, sementara cafe yang dipaksa bubar pengunjungnya karena berkerumun tidak menerapkan prokes adalah Leng Cafe dan Jeber Cafe Platinum di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru,” ungkap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Hasyim, kepada wartawan, Selasa (20/4).

“Ini dilakukan dalam rangka penegakan Perwako Pekanbaru Nomor 130 tentang pedoman perilaku hidup baru masyarakat dalam mencegah dan pengendalian Covid-19 di Pekanbaru,” jelasnya.

“Untuk di Food Park juga dimasuki tim gabungan, tapi diberi pengarahan saja karena tidak terlalu berkerumun pengunjungnya. Pengunjung diberi sosialisasi tentang prokes agar tidak berkerumun, jaga jarak apabila tidak mengindahkan imbauan akan dibubarkan,” terangnya.

Selain itu, dikatakannya juga, Cafe Street Boba juga dimasuki tim dan pengunjung hanya diberi pengarahan dan diimbau untuk tidak berkerumun, menjaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan.

“Sesuai dengan aturan, cafe yang dibuka hanya boleh dikunjungi sebanyak 50 persen dari jumlah pengunjung. Jam operasional selama Ramadhan 1442 H ini dibuka hanya sampai pukul 22.00 WIB,” tukasnya.

Menurut Wakapolresta Pekanbaru AKBP Hasyim bahwa Riau menempati urutan 4 Covid-19 di Indonesia. Oleh sebab itu pengawasan ketat akan terus dilakukan agar masyarakat menjaga dirinya dan orang lain agar tidak terjangkit Covid-19.

Pantauan di lokasi wisata kuliner, sosialisasi bahaya Covid-19 juga sudah disampaikan ke pengunjung cafe dari Tim Srikandi Satpol-PP Pekanbaru dengan papan reklame sosialisasi bahaya Covid-19. Mereka berbaris memegang papan imbauan agar menaati prokes Covid-19.

Dalam kegiatan preventif ini, diungkapkannya, aparat juga melalukan penyitaan atas temuan kartu Remi dan batu domino di Jeber Cafe Platinum.

“Tadi juga ditemukan kartu remi dan batu domino di meja pengunjung Jeber Cafe Platinum. Kita lakukan penyitaan dan dijadikan barang bukti. Dari pengakuan pengelola cafe, ia baru mendapat selebaran imbauan pada Selasa tadi, karena katanya baru buka,” terang AKBP Hasyim.

Selain di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, di lokasi lain juga dilakukan penertiban yang dikunjungi langsung oleh Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi dan Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan.

Pejabat ini mengunjungi lokasi kuliner Tugu Keris Jalan Diponegoro dan RTH Puteri Kacamayang Jalan Sudirman Pekanbaru. Pengunjung kuliner di sini juga ditertibkan dan dibubarkan karena berkerumun cukup padat.

Direncanakan beberapa hari ke depan, selain tempat kuliner, tempat hiburan dan sejenisnya juga akan dilakukan penertiban yang sama. []

You May Also Like