ARASYNEWS.com — Hujan dengan intensitas lebat telah mengguyur kota Pekanbaru sejak dua hari belakang, yakni Jum’at dan Sabtu. Selain itu juga mengguyur kota kabupaten lainnya di wilayah Riau. Dan hujan berpotensi masih akan terjadi untuk beberapa hari kedepan.
Dari hasil pemantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru sejak pagi hingga siang, sore dan malam hari, hujan berpotensi turun di kabupaten kota lainnya di wilayah Riau. Ini dikutip dari keterangan Forecaster BMKG Pekanbaru Elisa JS Kedang, Ahad (20/9). Namun, intensitas hujan relatif ringan hingga sedang.
Denan turunnya hujan ini, kondisi udara di Riau diperkirakan sudah mulai membaik dan kabut asap mulai berangsur hilang.
Suhu udara berkisar 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan 50-100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam. Sementara tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan 0,5-1,25 meter atau masih dalam kategori rendah.
Akan tetapi, titik panas atau hotspot di Riau masih terlihat, yang masing-masing tersebar di beberapa titik di wilayah kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu serta kota Dumai.
Sementara itu, di wilayah pulau Sumatera, terpantau 1.685 titik panas. Jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 1.204 titik, disusul Jambi 175 titik dan Bangka Belitung 219 titik
Kualitas udara
Kualitas udara di kota Pekanbaru pasca hujan lebat, IQAir mencatat udara berada pada 31 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 untuk kota Pekanbaru. Angka tersebut masuk dalam kategori baik.
Udara yang kini berada pada kategori baik menjadi momentum untuk terus memperkuat upaya pencegahan karhutla.
Peringatan dini
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kewaspadaan pun tetap diperlukan, mengingat kondisi cuaca dan arah angin dapat berubah sewaktu-waktu.
Selain itu, meski hujan masih akan terus berpotensi turun, kebakaran hujan dan lahan masih menjadi hal yang perlu diwaspadai.
[]