ARASYNEWS.com — Gaib bisa indentik dengan hal-hal yang astral atau yang tak terlihat. Sementara itu tentang rekening gaib dapat memiliki dua arti yang sangat berbeda, yaitu sebagai modus penipuan berkedok pesugihan, atau metafora amal kebaikan dalam agama.
Tentang rekening gaib sebagai modus penipuan (uang gaib). Dalam kehidupan sehari-hari, istilah ini sering dicatut oleh oknum penipu yang menawarkan jasa penggandaan uang atau penarikan dana gaib.
Cara kerjanya adalah pelaku menjanjikan kekayaan instan atau bantuan melunasi utang. Modus operandi ini, korban diminta membayar biaya ritual, mahar, atau biaya administrasi pengiriman terlebih dahulu. Tetapi pada faktanya praktik ini murni penipuan dan tidak ada kaitannya dengan dunia perbankan resmi maupun hal mistis yang nyata.
Sementara itu, rekening gaib dapat sebagai amal bekal akhirat. Dalam konteks rohani atau dakwah, “rekening gaib” adalah istilah metafora untuk amal jariyah atau tabungan kebaikan yang pahalanya terus mengalir.
Cara kerjanya dengan menabung atau juga bersedekah atau berbuat baik secara ikhlas tanpa mengharap pujian manusia.
Contohnya adalah menyumbang pembangunan atau renovasi masjid. Membeli Al-Qur’an dan wakafkan ke tempat pengajian. Memberikan bantuan untuk fasilitas umum, madrasah, atau anak yatim.
Rekening ini tentunya sebagai bekal perjalanan dalam kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat kelak.
[]