HUT ke-242 Pekanbaru: Festival Talam Durian Gratis, Banyak Warga yang Tak Kebagian

ARASYNEWS.com, PEKANBARU — Salah satu bentuk kemeriahan dalam perayaan hari jadi kota Pekanbaru yang ke-242 tahun adalah dengan membagikan dan memakan bersama kue talam dan durian.

Kegiatan ini dipusatkan di tengah kota Pekanbaru, yakni pada area car free day (CFD), depan Gedung MPP jalan Jend Sudirman. Dilaksanakan pada Ahad (21 Juni 2026).

Warga dari berbagai daerah di kota Pekanbaru pun datang dalam memeriahkan kegiatan yang diinisiasi Walikota Pekanbaru Agung Nugroho selaku pemimpin kota Pekanbaru.

Kegiatan ini bahkan untuk memecahkan rekor Muri.
Akan tetapi, kegiatan ini tidak seperti yang dibayangkan warga.

Sebelumnya, walikota Agung menyebutkan kue talam akan disusun pada meja yang telah disediakan dengan total panjang 1 kilometer. Selain itu juga buah durian yang dibagikan dan diletakkan di meja.

Acara ini selain dibuka walikota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade. Turut hadir ibu-ibu PKK, forkopimda, dan lainnya pejabat lainnya dari pemerintah kota Pekanbaru. Mereka berada di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) jalan Jenderal Sudirman.

Dalam sambutannya, Walikota Agung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan sama-sama menyukseskan Festival Kue Talam Ketan Durian.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir dan menyukseskan kegiatan ini. Ternyata yang hadir di festival ini tidak hanya dari Pekanbaru saja, tapi juga dari daerah lainnya di luar kota Pekanbaru,” dikatakan Agung, Ahad (21/6)

“Hari ini ada 1,1 kilometer kue talam yang kita pajang di Jalan Sudirman. Tadi kawan-kawan dari MURI, mencatat festival ini terpanjang di dunia. Ini hadiah untuk warga Pekanbaru,” kata Agung.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak ingin kebahagiaan di Hari Jadi ke-242 Pekanbaru hanya dirasakan oleh segelintir orang saja, tapi kami ingin kebahagiaan ini dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Agung.

Dijelaskan Agung, Festival Kue Talam Ketan Durian merupakan kerjasama antara Pemko Pekanbaru dan pelaku UMKM di kota Pekanbaru, sebagaimana dengan tema pada tahun ini, yakni ‘KolaborAksi’.

Akan tetapi, persiapan festival ini tidak seperti yang dibayangkan. Mulai dari waktu yang mundur, meja yang kosong, tidak terlihat ada kue talam, dan bahkan prosesi pembagian.

Pada salah satu lokasi, buah durian baru diletakkan sekitar pukul 8 pagi dan juga tidak dibelah sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya.

Sementara itu sekitar ribuan warga sudah terlihat bersiap sedia untuk mengambilnya karena gratis.

Sesaat setelah dimulai, warga pun berdesakkan, ada yang mengambil lebih dari satu, dan bahkan tidak sedikit juga yang tidak kebagian. Mereka yang mendapat langsung membawa pulang ke rumah.

Ada yang mengeluh karena tidak dapat kue talam, ketan, dan durian sehingga hanya tangan kosong saja yang dibawa pulang.

Selain itu, ada juga yang tidak ingin berdesakkan untuk mendapatkannya. Serta ada juga yang mendapat lebih.

Mereka mengungkapkan keluh kesah ini di media sosial.
“Kalo untuk yang gratis, memang cepat,” tulis salah seorang pengguna.
“Nggak kebagian, malas berdesak desakan,” ungkap yang lain.
“Proses pembagiannya harusnya antri sebagaimana budaya masyarakat Indonesia, antri,” sebut yang lain.
“Panitianya juga ikut ambil,” sebut yang lain

Diketahui, ada sebanyak 3.000 buah durian yang disediakan di lokasi, sementara itu kue ketan talam durian tidak diketahui total jumlahnya.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like