Pelatih Timnas Senegal Berikan Pernyataan

ARASYNEWS.com — Hasil pertandingan piala dunia 2026 antara Perancis dan Senegal adalah 1-0 dalam babak penyisihan di grup I yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.

Sementara itu, pemain dan pelatih timnas Senegal menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan.

Hal ini ternyata karena keteguhan mereka menjaga iman meski ditengah cuaca ekstrem yang melanda. Mereka tetap berusaha memenuhi panggilan Allah untuk menunaikan ibadah sholat Jum’at.

Pape Thiaw, yang merupakan pelatih kepala timnas Senegal dan juga mantan penyerang legendaris tim Senegal ini membuat ruang konferensi pers terdiam karena jawaban tegasnya

Bagi Thiaw, urusan ibadah shalat Jum’at jauh lebih penting daripada sepak bola, bahkan jika taruhannya adalah kehilangan piala paling bergengsi di dunia.

Diketahui, sikap tegas ini muncul setelah cuaca buruk melanda wilayah pantai timur AS akhir pekan lalu. Daerah New Jersey dan sekitarnya, yang menjadi tempat menginap tim-tim besar seperti Inggris, Argentina, Belanda, dan Senegal, dihantam angin kencang dan ancaman badai tornado. Karena bahaya ini, petugas keamanan setempat langsung meminta semua tim untuk tetap tinggal di dalam hotel demi keselamatan mereka.

Namun, bagi Pape Thiaw, ada kewajiban yang jauh lebih penting dan tidak bisa ditunda hanya karena angin kencang. Di tengah kondisi cuaca buruk itulah, ia memutuskan untuk tetap membawa para pemain dan stafnya yang beragama Islam keluar hotel mencari masjid terdekat untuk melaksanakan ibadah shalat Jum’at. Langkah berani ini langsung membuat heboh media-media lokal di sana.

Pape Thiaw, memberikan jawaban pertanyaan media dengan kalimat yang sederhana namun menghentak hati:

“Kamu takut pada angin, sedangkan kami takut kepada Tuhan yang menciptakan angin.”

Apa yang disampaikan Pepe Thiaw itu seakan mengingatkan bahwa seorang Muslim seharusnya tidak hanya yakin bahwa Allah sebagai pencipta segala sesuatu, tetapi juga menempatkan rasa takut dan tawakal hanya kepada-Nya.

Dikatakannya, bahwa angin bisa bertiup kencang, cuaca bisa berubah sewaktu-waktu, namun tidak ada satu pun yang bergerak tanpa izin Allah. Ketika hati sudah mengenal Rabb-nya, badai tidak akan menghalangi langkah menuju-Nya

[]

You May Also Like