Doa-doa yang Bisa Diucapkan Untuk Melindungi Diri Dari Makhluk Astral

ARASYNEWS.com — Makhluk astral merupakan dari bangsa jin dan termasuk salah satu makhluk ciptaan Allah SWT. Terkadang keberadaannya dapat mengganggu manusia, baik di rumah maupun tubuh manusia.

Keberadaannya hadir akibat merasa kekurangan berkah, kegelisahan jiwa, kehidupan yang didominasi materi, dan pemikiran yang dikuasai setan.

Penyebab adanya makhluk ini adalah jauhnya manusia dari Allah SWT sehingga mereka bisa masuk ke dalam rumah, bahkan masuk ke dalam tubuh manusia.

Bagi yang beriman, penampakan makhluk ini perlunya perlindungan diri yang hanya pada Allah SWT.

Untuk mengusir makhluk astral (jin atau setan atau bahkan pocong) dari diri dan rumah, ada beberapa amalan doa perlindungan dan ayat suci yang bersumber dari hadist dan Al-Qur’an.

Berikut adalah beberapa doa yang sangat dianjurkan.

  1. Membaca Ta’awudz (Doa Paling Sederhana). Doa ini pendek dan mudah diingat untuk meminta perlindungan Allah SWT dari godaan yang terkutuk.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِ

A’uudzubillaahi minas sayitoon niroojiim

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

  1. Doa Rasulullah untuk mengusir jin.
    Doa yang diajarkan Malaikat Jibril untuk mengusir gangguan jin, berbunyi: “A’uudzu biwajhillahil-kariim, wa bikalimaatillahit-taammaat… (Aku berlindung dengan Dzat Allah… dari keburukan yang turun dari langit… dan dari ketukan-ketukan malam dan siang, kecuali ketukan yang membawa kebaikan).
  2. Doa Perlindungan dari gangguan saat di rumah
    Membaca Surah Al-Mu’minuun ayat 97-98 untuk membentengi rumah dari gangguan gaib:
    “Rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini, wa a’uudzu bika rabbi an yahdhuruun”. (Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan…).

Doa-doa lainnya untuk mengusir setan dari tubuh manusia dan rumah

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa doa mengusir setan dari tubuh manusia dan rumah.

  1. Doa mengusir setan dari tubuh manusia

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allahu laa ilaaha illaa huw, al-hayyul-qayyum, laa ta’khuzuhu sinatuw wa laa na’um, lahu maa fissamaawaati wa maa fil-ard, man zallazi yasyfa’u ‘indahu illaa bi’iznih, ya’lamu maa baina aidihim wa ma khalfahum, wa laa yuhituna bisyai’im min ‘ilmihi illa bima sya, wasi’a kursiyyuhus-samaawati wal-ard, wa laa ya’uduhu hifzuhuma, wa huwal ‘aliyyul ‘azim.

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar”.

  1. Doa mengusir makhluk astral dari rumah

رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ | رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِوَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ | وَحِفْظاً مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ

Rabbi anni massaniya as-syaithoonu binusybin wa adaba, rabbi a’udzubika min hamazaati-s-syayaathiini, wa a’udzubika rabbi an yakhdurun. Wa khifzhon min kulli syaithoonin maarid.

Artinya: “Sesungguhnya, aku diganggu setan dengan penuh ketidaknyamanan dan penderitaan. Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan-setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku. Dan telah memeliharanya sebenar-benarnya dari setiap setan yang paling durhaka.”

  1. Doa mengusir makhluk astral

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

A’udzu biwajhillahil karim, wabikalimatillahit-tammati lati la yujaqizuhunna barrun wa fajrun, min syarri ma yanzilu minas-sama’i, wa min syarri ma yu’ruju fiha, wa min syarri ma dzara’a fil ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min syarri fitanil laili wan nahari, wamin syarri thawariqil laili, wamin syarri kulli tharinin illa thariqan yathruqu bi khairin, ya rahman.

Artinya: “Aku berlindung dengan zat Allah yang Maha Mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit. Dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi dan keburukan fitnah-fitnah siang dan malam dari keburukan petaka-petaka malam dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai zat yang Maha Penyayang.”

  1. Doa mengusir makhluk astral

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَحْفِظُكَ وَنَسْتَوْدِعُكَ دِيْنَنَا وَأَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَأَمْوَالَنَا وَكُلَّ شَيْءٍ أَعْطَيْتَنَا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي كَنَفِكَ وَأَمَانِكَ وَجِوَارِكَ وَعِيَاذِكَ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَرِيْدٍ وَجَبَّارٍ عَنِيْدٍ وَذِيْ عَيْنٍ وَذِيْ بَغْيٍ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allahumma inna nastahfidhuka wa nastaudi’uka diinanii wa anfusanaa wa ahlanaa wa aulaadanaa wa amwaalanaa wa kulla syai’in a’thaitanaa. Allahummaj’alnaa fii kanfika wa amaanika wa jiwaarika wa’iyaadzika min kulli syaithaanim mariid wa jabbaarin’aniid wa dzi’ainin wa dzi baghyin wa min syarri kulli dzi syarrin innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Ya Allah, kami memohon penjagaan kepada-Mu dan kami menitipkan kepada-Mu agama kami, diri kami, keluarga kami, anak-anak kami, dan segala sesuatu yang Engkau berikan kepada kami. Ya Allah, jadikanlah kami dalam penjagaan-Mu, tanggungan-Mu, kedekatan-Mu, dan perlindungan-Mu dari gangguan setan yang menggoda, dari orang yang kejam, dari mata orang yang berniat jahat, dari orang yang bermaksud zalim, dan dari keburukan apa pun yang membawa keburukan. Sesungguhnya Engkau maha kuasa atas segala sesuatu.”

  1. Doa mengusir makhluk astral

يَعْمَلُونَ لَهُۥ مَا يَشَآءُ مِن مَّحَٰرِيبَ وَتَمَٰثِيلَ وَجِفَانٍ كَٱلْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَٰتٍ ۚ ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ

Ya’maluna lahu ma yasya’u mim mahariba wa tamasila wa jifaning kaljawabi wa qudurir rasiya, I malu ala dawuda syukra, wa qalilum min ‘ibadiyasy-syakur.

Artinya: “Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.”

  1. Doa melindungi diri dari setan

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Qul a’udzu birabbil-falaq. Min syarri maa khalaq. Wa min syarri gasiqin izaa waqab. Wa min syarrin-naffasati fill-‘uqad. Wa min syarri hasidin iza hasad

Artinya: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

Amalan tambahan lainnya bisa dilakukan adalah Membaca ayat Kursi, Membaca Surah Al-Baqarah ayat 255 setelah salat dan sebelum tidur, dan Membaca Surah Al-Falaq dan An-Naas.

Itulah beberapa doa yang bisa diucapkan saat bertemu dengan makhluk astral, setan, dan bahkan pocong agar mereka terbakar dan menjauh. Dan yang terpenting adalah jangan takut karena mereka sebenarnya takut terhadap manusia.

Wallahu alam bish shawab

[]

Next Post

No more post

You May Also Like