Sudah 10 kloter jama’ah calon haji asal Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama telah diberangkatkan menuju Arab Saudi
ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Jama’ah calon haji asal provinsi Riau sudah sebanyak 4.422 jama’ah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah tersebut merupakan yang tergabung dalam gelombang pertama yang terdiri dari 4.357 jama’ah haji, 20 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 40 petugas haji.
Semuanya telah diberangkatkan melalui Bandara Haji Batam (BTH) ke
Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) di Madinah, Arab Saudi pada musim haji 1447H/2026M. Kabar ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon.
“Hari ini genap 10 kloter jama’ah calon haji asal Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama telah diberangkatkan menuju Arab Saudi,” ujar Defizon, Rabu (6/5).
Adapun kloter yang terakhir pada gelombang pertama ini yakni Kloter BTH 12 yang dilepas pada Selasa, 5 Mei 2026.
Untuk kloter terakhir ini ada sebanyak 434 jama’ah yang terdiri dari 2 PHD, 1 pembimbing KBIHU, dan 4 petugas kloter. Berangkat dari Batam pukul 07.50 wib dan dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 13.15 WAS
Pada kloter ini ada satu jama’ah yang batal berangkat yakni berasal dari kabupaten Rokan Hulu. Sementara itu, hingga kini ada tiga jama’ah yang berasal dari kabupaten Siak dan Rokan hulu yang tertunda berangkat karena dalam keadaan tidak fit.
Pada kloter ini juga tercatat adanya mutasi masuk, yakni satu jama’ah dari Kloter BTH 03 asal Pekanbaru serta dua jama’ah dari Kloter BTH 08 asal Rokan Hulu yang turut ikut serta diberangkatkan.
Lebih lanjut, diterangkannya, masih ada jama’ah yang tertunda berangkat, yakni 10 jama’ah masih dirawat di Batam, 8 orang pendamping.
Dan selain itu, ada sebanyak 5 orang yang kembali ke daerah yang diantaranya 3 orang sakit dan 2 pendamping. Dan ada 2 orang sakit di daerah, 1 orang ditunda karena hamil serta 1 orang jama’ah wafat di daerah.
Untuk musim haji tahun ini, Defizon berpesan agar jama’ah calon haji agar menjaga kesehatan. Dan diingatkannya juga agar seluruh jama’ah menjaga dokumen-dokumen penting, diantaranya adalah kartu Nusuk yang merupakan kartu identitas wajib yang dipergunakan untuk masuk ke Makkah dan Madinah hingga lokasi-lokasi suci lainnya di Arab Saudi.
Untuk diketahui, Kartu Nusuk merupakan kartu pintar resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang memuat data profil jama’ah, informasi medis, serta jadwal kegiatan ibadah.
[]