ARASYNEWS.COM – Dalam catatan sejarah, jalur kereta api pertama kali dioperasikan di tanah air pada tahun 1864.
(Merujuk buku Tempo yang berjudul Kereta Api: Jaringan Kereta Sumatera Barat, Salah Satu Jalur Tertua, pada tahun 1833 Gubernur Jenderal van der Bosch pernah berkunjung ke Sumatra Barat).
Jalur kereta api dibangun pada masa kolonial untuk mempermudah pendistribusian barang menuju ke pelabuhan.
Sementara itu, sejak didirikan dan beroperasinya kereta api, telah terjadi beberapa kali kecelakaan kereta api yang cukup mengenaskan. Salah satunya ada di wilayah Sumatera Barat.
Kecelakaan kereta api ini terjadi di wilayah Lembah Anai, dekat kota Padang Panjang tahun 1944.
Ini menjadi salah satu tragedi perkeretaapian paling mematikan yang pernah tercatat di Indonesia.
Peristiwa ini terjadi pada masa pendudukan Jepang, ketika jalur kereta di daerah tersebut menjadi sarana angkutan logistik penting di Sumatera Barat.
Melansir laman Universitas Gadjah Mada (UGM), kecelakaan ini terjadi pada 25 Desember 1944. Terjadi akibat kegagalan sistem pengereman saat kereta melintasi jalur ekstrem di Lembah Anai.
Dan dikutip dari laporan Media Indonesia (MI), penyebab utama kecelakaan adalah rem yang tidak berfungsi sehingga roda lokomotif selip. Hal ini menyebabkan rangkaian kereta tidak terkendali hingga akhirnya tergelincir.
Tragedi ini mengakibatkan sekitar 200 orang meninggal dunia yang diantaranya juga berisi pribumi. Dan ini menjadikannya salah satu tragedi terkelam dalam perkeretaapian di Indonesia.
Besarnya jumlah korban akibat kecelakaan pada masa itu membuat warga untuk mendirikan kuburan massal mereka yang menjadi korban akibat kecelakaan kereta api itu.
Selain itu juga didirikan tugu Kecelakaan Kereta Api Padang Panjang sebagai pengingat peristiwa tersebut. Tugu berbentuk lokomotif ini terletak di kompleks makam Pandam Pakuburan Pusaro Dagang, untuk mengenang tragedi kecelakaan kereta api terburuk dalam sejarah Indonesia
[]