ARASYNEWS.COM – Pada waktu tertentu di planet bumi kita, ada sekitar ribuan badai petir yang sedang berlangsung. Petir merupakan tindakan alam acak yang dapat menyambar kapan saja sepanjang tahun.
Mungkin keren untuk dilihat dari jarak yang aman, tetapi petir dapat saja membunuh lebih ratusan orang, meski ada beberapa yang selamat namun menderita kerusakan neurologis seumur hidup.
Petir terbentuk saat kristal es kecil bermuatan positif terbawa ke atas, sementara graupel (pelet salju) bermuatan negatif jatuh, menciptakan perbedaan muatan raksasa yang akhirnya dilepaskan ke tanah atau awan lain.
Petir secara ilmiah merupakan pelepasan listrik raksasa akibat gesekan partikel es dalam awan badai. Meskipun sains menjelaskan mekanisme muatan ion positif-negatifnya, pemicu awal sambaran petir tetap menjadi misteri yang aneh. Fenomena ini mencakup petir awan-ke-tanah. Sementara itu, petir gelap yang memancarkan sinar gama, hingga petir vulkanik saat erupsi.
Hingga kini, para ilmuwan masih terus meneliti apa yang secara tepat memicu sambaran petir, sebuah misteri yang semakin aneh dengan ditemukannya data baru. Dan juga bahkan mencoba untuk menangkap energi dari petir sebagai sumber daya.
Daerah di Sumatera Barat yang kerap disambar petir
Hampir tidak ada daerah di Bumi ini yang dapat disambar petir. Itu karena energi pada satu tempat yang mengundang petir menyambar.
Berdasarkan laporan kejadian dan berita cuaca ekstrem, beberapa wilayah di Sumatera Barat ternyata ada yang kerap dilanda sambaran petir. Dan ini terutama saat cuaca buruk di area terbuka, antara lain:
-Kabupaten Agam
Wilayah ini cukup sering melaporkan kejadian petani tersambar petir di area persawahan, seperti di Kecamatan Tilatang Kamang (Nagari Gadut) dan Kecamatan Ampek Nagari (Jorong Pasar Bawan). Daerah Lubuk Basung (Garagahan) juga pernah mencatat kejadian serupa.
-Kota Solok
Kawasan ini merupakan hamparan persawahan, khususnya di Sawah Solok. Dan ini tercatat pernah menjadi lokasi kejadian sambaran petir yang mengenai warga.
-Kabupaten Padang Pariaman
Wilayah ini juga memiliki area persawahan luas atau terbuka, seperti di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, dan di daerah Sicincin. Daerah ini rentan terhadap bencana hidrometeorologi, termasuk petir.
-Kota Pariaman
Persimpangan dan area terbuka di sekitar Pariaman Utara juga dilaporkan pernah mengalami gangguan infrastruktur akibat sambaran petir. Dan ini bukan terjadi hanya sekali.

Yang sebaiknya dilakukan ketika petir menyambar
Kejadian orang tersambar petir memang jarang terjadi. Walau kejadiannya tak terlalu sering, menghindari diri dari sambaran petir penting dilakukan. Terutama di musim penghujan yang kadangkala disertai petir.
Dipergunakan 1 dari 12 ribu orang mengalami kemungkinan tersambar petir dalam hidupnya. Namun tak perlu khawatir, seperti dikatakan para ahli, ada sejumlah aturan yang dapat membantu orang-orang tetap aman saat ada petir.
Menurut Dr. Mary Ann Cooper, peneliti petir yang memimpin Lightning Injury Research Program, University of Illinois, Chicago, menyebutkan menghindari situasi saat petir akan menyambar adalah kuncinya. Keamanan terhadap petir pun harus dilihat secara proaktif dan bukan reaktif.
Satu rekomendasi penting yang diberikan adalah segera masuk ke dalam ruangan, saat petir menggelegar. Tidak ada tempat aman di luar ruang ketika terjadi hujan yang disertai petir di area tersebut.
Tetap berada di luar ruang saat petir, hanya menempatkan diri Anda untuk berisiko tersambar. Meringkuk yang sebelumnya dipikir dapat membuat orang aman selama petir berlangsung, dikatakan Dr. Cooper, tidak lagi direkomendasikan.
Bila tidak ada bangunan di dekat-dekat Anda, berlindung di dalam wahana beratap logam dengan pintu tertutup, dapat memberikan keamanan.
Meskipun tempat paling aman dari petir adalah di dalam ruangan, ada tindakan pencegahan tambahan lainnya yang dapat dilakukan saat berada di dalam ruang. Saran lain yang diberikan adalah menghindari cuci tangan atau mandi, menyentuh atau bahkan mencabut alat yang berhubungan dengan listrik, yang tersambung ke colokan listrik yang ada di dinding, serta juga tidak mengoperasikan ponsel. Hal ini bertujuan untuk menghindari hantaran listrik dari sambaran petir.
Seseorang tidak harus tersambar petir secara langsung untuk mengalami cedera. Hanya 3-5 persen dari cedera berasal dari sambaran petir langsung. Lainnya, terkena sambaran petir secara tidak langsung.
Ketika terkena sentakan listrik dari petir, maka dapat mengganggu jantung, otak, dan sistem saraf seseorang. Bahkan juga dapat menyebabkan kematian langsung akibat terjadi korsleting di jantung. Sebanyak 90 persen dari mereka yang cedera akibat petir, dapat bertahan hidup. Tetapi kecacatan bisa berlangsung sepanjang hidupnya.
Bila Anda menyaksikan seseorang tersambar petir, segera minta pertolongan medis. Jika ada beberapa orang yang terkena, bantu korban yang tidak sadar. Kalau orang tersebut mengalami henti napas atau tidak ada denyut jantung, lakukan resusitasi jantung paru dengan segera.
Orang yang terkenal sambatan petir, sebaiknya dibenamkan ke tanah, hal ini berguna untuk melepaskan energi listrik yang ada pada tubuh korban.
[]