Ditlantas Polda Riau Petakan Titik Blackspot untuk Keramaian dan Mudik Lebaran 2026

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Kemacetan arus lalulintas kendaraan akan terjadi dan tersebar di jalur lintas barat, timur, tengah, hingga jalur menuju perbatasan saat mudik lebaran 2026 ini. Dan untuk itu, Ditlantas Polda Riau bergerak cepat untuk menempatkan personil dan memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan (blackspot)

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, pemetaan ini bertujuan untuk menjamin keselamatan warga yang akan pulang ke kampung halaman.

Selain itu, juga berkemungkinan akan diberlakukan strategi rekayasa lalu lintas

“Beberapa titik rawan sudah kami identifikasi, baik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas,” ujar Jeki, dikutip Sabtu (7/3).

“Kami menyiapkan langkah-langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas di jalur-jalur tersebut,” sambungnya.

Dipaparkannya, pada jalur lintas barat yang menghubungkan Pekanbaru menuju Sumatra Barat via Kabupaten Kampar, perhatian khusus diberikan pada KM 17, 29, 82, hingga KM 98.

Titik ini rawan kemacetan karena melintasi kawasan keramaian seperti pasar Kampar, pasar Danau Bingkuang, dan pasar Kuok, dan pasar tumpah.

Sementara itu, pada jalur lintas timur dari Pekanbaru menuju Jambi, titik keramaian terjadi di wilayah kabupaten Pelalawan, Indragiri Hulu, hingga Indragiri Hilir. Lokasi seperti Desa Simpang Beringin, Kiyap Jaya, hingga Keritang di KM 278

Selanjutnya, untuk lintas tengah dari Pekanbaru menuju Kuantan Singingi, diprediksi akan terjadi kemacetan di pasar Teratak Buluh, dan pasar-pasar lainnya.

Untuk jalur lintas Utara, kemacetan diprediksi akan terjadi di Pasar Benai serta area Pajak Lama Bagan Batu di Rokan Hilir. Selain itu, titik rawan kecelakaan juga terdeteksi di KM 131 Muara Lembu serta beberapa titik di wilayah Balam.

“Untuk jalur lintas tengah dan jalur utara menuju Sumatera Utara, tantangan utamanya adalah pasar tumpah dan infrastruktur jalan yang rusak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, untuk mengantisipasi risiko, Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai langkah, seperti penempatan petugas, patroli, pemasangan rambu-rambu peringatan, spanduk imbauan, hingga penyediaan jalur alternatif.

”Kami juga menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan, termasuk tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan agar perjalanan tetap lancar,” kata Jeki.

Khusus untuk wilayah dalam Kota Pekanbaru, telah didirikan dua pos pantau strategis, yakni di Simpang Tabek Gadang Panam dan di Simpang Mal SKA.

Pos ini difungsikan untuk mengantisipasi kemacetan di pusat perbelanjaan yang biasanya menjadi magnet keramaian masyarakat menjelang hari raya.

Tak lupa Jeki mengimbau agar masyarakat dan para pemudik tidak hanya mengandalkan kesiapan petugas, tetapi juga kesiapan diri sendiri dan kendaraan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas kecepatan. Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat,” pungkasnya.

Sc. korlantas polri Riau

[]

You May Also Like