ARASYNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, menyebutkan bahwa MotoGP Mandalika menjadi bukti nyata suksesnya sport tourism di tanah air.
“Dampak ekonomi dari ajang ini luar biasa, nilainya mendekati Rp 4,8 triliun. Tiket pun sudah hampir tidak tersisa. Ini menunjukkan sport tourism Indonesia terus berkembang dengan sangat baik,” ujar Erick dalam rilis resminya, Rabu (2/10/2025).
Adapun penonton yang ingin menyaksikan langsung gelaran MotoGP Mandalika membludak. Hampir seluruh tiket sudah ludes, dengan angka penjualan mencapai sekitar 90 persen.
Berdasarkan data di laman resmi MotoGP Mandalika 2025, beberapa kategori tiket telah dinyatakan habis terjual. Dari tiket reguler seharga Rp 400 ribu, hingga Premium Grandstand A senilai Rp 1,75 juta dan Grandstand B Rp 900 ribu, semuanya diserbu penonton. Bahkan kelas VIP seperti VIP Deluxe Class seharga Rp 15 juta maupun VIP Luxury Tent Rp 7,75 juta pun tidak tersisa.
Erick menambahkan, minat luar biasa masyarakat menjadi alasan kuat pemerintah terus mendorong sport tourism sebagai prioritas utama. Selain mengangkat citra olahraga Indonesia, sektor ini juga memberi dorongan besar terhadap perekonomian nasional.
Ajang MotoGP Indonesia sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Oktober di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, dengan parade pembuka yang telah digelar pada Rabu (1/10/2025).
ASN Lombok dan NTB ikut serta
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menegaskan bahwa keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pembelian tiket MotoGP Mandalika bukanlah kewajiban, melainkan bentuk dukungan Pemkab untuk membantu promosi.
“Tujuan kami mendorong ASN hanya sebatas ikut serta memasarkan, bukan mewajibkan membeli. Apalagi ada potongan harga khusus bagi ASN serta masyarakat dengan KTP Lombok Timur maupun NTB,” jelas Juaini, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, dari total 2.000 tiket yang dititipkan pihak penyelenggara, sebanyak 1.800 sudah terserap oleh ASN. Ia optimis sisanya juga akan segera habis karena minat menonton MotoGP Mandalika cukup tinggi.
“Sekarang tinggal 200 tiket. Melihat antusiasme ASN di Lombok Timur, saya yakin semuanya terjual habis hari ini,” tukasnya.
[]