ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Salah satu tugu yang menjadi kebanggan untuk mengenalkan kuliner khas Riau dan sebagai simbol, roboh pada Kamis (23/2/2022).
Tugu Ikan Selais yang berada di Jalan Jenderal Sudirman kota Pekanbaru itu roboh yang diduga karena dimakan usia.
Diketahui, tugu itu diresmikan pada era kepemimpinan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah tahun 2011.
Tugu itu diresmikan pada tahun 2011 silam. Biayanya melalui APBD Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru sekitar Rp 1,6 miliar. Ukuran tugu 42 x 24 meter, dengan ketinggian 2,5 meter dari kolam. Tugu dibuat dengan resin poliretan di Bandung, kemudian dibawa ke Pekanbaru dengan menggunakan kontainer.
Tugu itu dikelilingi kolam dengan ornamen air pancur dan lampu hias. Namun, air pancur dan lampu itu sering tidak hidup saat malam hari.
Posisi tugu tepat tengah jalan di depan bekas kantor Walikota Pekanbaru yang kini menjadi kantor Mal Playanan Publik (MPP). Dan di seberangnya terdapat Ruang Terbuka Hijau Kaca Mayang.
Banyak yang mempertanyakan kekokohan tugu yang telah menelan biaya miliaran rupiah itu.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kominfo Pemkot Pekanbaru Raja Hendra Saputra mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim setelah mengetahui Tugu Ikan Selais itu patah.
“Tim sidah diturunkan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) dan Satpol PP kota Pekanbaru untuk menyelidiki penyebabnya,” kata Hendra, Kamis (23/2).
“Apakah karena faktor alam, atau karena faktor usia dan struktur bangunan, itu yang mau kita cari tahu,” sambungnya.
“Memang belum lama, berusia sekitar 12 tahun sejak diresmikan. Namun kita sebaiknya tidak berspekulasi dulu apakah tugu itu patah karena faktor usia atau bukan atau karena faktor lain seperti adanya campur tangan manusia” pungkasnya. [].