Momen Langka Terjadi, Presiden RI Prabowo “Dicuekin” Warga

ARASYNEWS.com — Viral, postingan rekaman video di media sosial yang diunggah oleh akun Threads siskapitriyani07.

Sejak diunggah pada Jum’at (30/10) postingan itu pun ramai diperbincangkan dan memicu beragam reaksi kocak dan heran dari warganet.

Terlihat Presiden Prabowo yang mendapat pengawalan ketat oleh Paspampres berada Stasiun Kereta Cepat Padalarang.

Setelah keluar dari lift dan berjalan mendapat pengawalan di lantai itu. Tapi sesaat kemudian berpapasan dengan seorang warga (perempuan). Tapi si perempuan bertas merah muda tetap santai menatap ponselnya tanpa menengok sedikit pun, sehingga Presiden dicuekin.

“Ponsel Lebih Menarik dari Presiden?,” dituliskan.

Disisi lain, calon penumpang lain tetap fokus pada tujuan masing-masing seolah-olah tidak ada rombongan pejabat negara.

Kontras dari pemandangan biasanya yang penuh dengan kerumunan warga berebut swafoto, suasana di koridor stasiun saat itu justru tampak sangat tenang.

Banyak netizen mengagumi sikap warga yang dinilai menghargai ruang publik tanpa kehebohan berlebih.

Namun, dari dokumentasi di sisi area stasiun lain, disebutkan Presiden Prabowo disambut hangat. Beliau sempat menyapa, melempar senyum khasnya, bahkan melayani sesi foto bersama beberapa masyarakat sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

Hanya saja postingan itu pun mendapat kritikan, karena ada pada salah satu foto yang terlihat banyak kejanggalan.

Salah satu gambar dalam rangkaian dokumentasi tersebut diduga merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Foto itu diunggah Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, setelah kunjungan Prabowo pada Jum’at (30/10/2026).

Perhatian warganet tertuju pada salah satu slide terakhir yang memperlihatkan Prabowo berfoto bersama sejumlah warga karena tampilan visualnya dinilai janggal.

Eva di Instastory miliknya sempat unggah foto editan AI itu. Pada bagian kiri atas dibawah user name terlihat tulisan, AI Content.
“Ujicoba jadi fotografer RI 1, memenuhi permintaan para Whooser yg rebutan foto bareng. Lulus gak ya,” tulis caption pada unggahan Eva.

Menanggapi kritik yang bermunculan, Eva akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Threads pribadinya pada Sabtu (31/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa foto yang menjadi perbincangan tersebut tidak sengaja terpilih dari galeri ponselnya.

Eva mengaku langsung mengganti gambar setelah menyadari adanya kekeliruan.

“Pagi rekan2 yang baik, Mohon maaf ya kalau sudah membuat ramai, Terima kasih untuk informasinya dapat saya jelaskan bahwa pada saat saya melakukan postingan dimedsos pribadi dengan klik foto dari galeri hp yang secara tidak sengaja terupload kiriman foto dari wa grup yg masuk ke galeri saya yang ternyata sudah di edit, Saya sempat tutup sementara akun saya untuk tidak menambah kegaduhan,” jelas Eva di akun Thread miliknya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas unggahan yang memicu kontroversi tersebut.

Klarifikasi itu muncul setelah warganet ramai mempertanyakan bagaimana gambar dengan tampilan yang dianggap tidak wajar bisa lolos dalam proses publikasi akun resmi pejabat komunikasi perusahaan.

Unggahan foto manipulasi AI tersebut menuai kritik tajam serta berbagai tanggapan negatif dari warganet di media sosial.

Tapi, suasana dan penampakan “dicuekin” itu di klaim, karena area itu telah dilakukan sterilisasi dan pengamanan standar untuk kepala negara. Meski begitu, potongan video “perempuan bertas pink” masih terus dibagikan dan telah menuai puluhan ribu tanggapan warganet yang merasa terhibur dan bahkan banyak yang senang dengan momen itu.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like