ARASYNEWS.com — Daratan baru muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan. Daratan tersebut berada di antara Pulau Krakatau dan Pulau Sertung. Luasnya disebut-sebut mencapai sekitar 30,3 hektare.
Kemunculan daratan baru ini diperkirakan merupakan hasil akumulasi material vulkanik yang dimuntahkan Gunung Anak Krakatau selama periode aktivitas erupsi yang dimulai pada awal September 2026.
Terkait kemunculan daratan di perairan Anak Krakatau itu, banyak orang mengira dan berspekulasi telah lahir sebuah gunung api baru, bahkan banyak anggapan bahwa daratan tersebut menjadi cikal bakal gunung api baru atau yang kerap disebut sebagai “cucu Krakatau”.

Perlu Penelitian
Untuk sementara waktu, memang belum dilakukan penelitian terkait daratan baru tersebut. Akan tetapi disebutkan sementara bahwa daratan itu bukan gunung api baru, melainkan tumpukan material erupsi.
Material vulkanik terendapkan di laut mengikuti arus, membentuk daratan baru. Dan ukuran daratan itu bisa saja bertambah luas dimasa depan, tergantung pada frekuensi dan intensitas aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau ke depan atau juga jalur magma baru.
Saat ini belum ada penelitian dan bukti ilmiah yang menunjukkan adanya pembentukan saluran magmatis atau struktur gunung api baru di titik tersebut.
[]