ARASYNEWS.COM – Beda perlakukan orang tua zaman dahulu dengan zaman sekarang yang membebaskan anak-anaknya keluar pada maghrib atau malam datang.
Jika zaman dahulu orang tua banyak yang melarang anaknya untuk keluar rumah pada maghrib atau malam. Sementara pada zaman sekarang ini malahan dibebaskan.
Kepercayaan tentang hadirnya makhluk yang menyesatkan hingga membawa kabur anak-anak dahulu kala sangat dikhawatirkan. Anak-anak yang keluar bisa tidak kembali pulang akibat dibawa makhluk halus.
Makhluk ini merupakan makhluk halus yang dikenal dengan sebutan Wewe gombel atau kalong Wewe.
Mitos keberadaan makhluk ini menjadi kekhawatiran para orang tua terdahulu. Sehingga anak-anak tidak boleh keluar rumah saat menjelang malam hari atau masuk shalat maghrib.
Kepercayaan akan datangnya makhluk ini tersebar di wilayah pulau Sumatera dan Jawa.
Konon, Wewe ini merupakan makhluk yang menyeramkan, berambut panjang dan bermata putih menyala tanpa hitam ditengah. Bagi anak kecil yang melihat mahluk itu sangat ketakutan. Namun, apa benar saat keluar rumah magrib akan dibawa Kalong Wewe?
Mitos ini berasal dari kepercayaan bahwa saat magrib, kekuatan gaib dan makhluk halus menjadi lebih aktif. Keluar rumah pada saat maghrib dianggap dapat membawa risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau bahkan mengundang kehadiran makhluk gaib.
Bukan hanya kepercayaan turun temurun dilingkungan masyarakat saja, tetapi juga ada dalam ajaran agama Islam.
Dalam Islam, waktu maghrib merupakan waktu berkeliaran setan bersamaan dengan datangnya kegelapan. Pada waktu tersebut, setan dan jin mulai menyebar mencari tempat tinggal dan tempat berlindung.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk menjaga diri dan keluarga pada waktu senja, yakni dengan menutup pintu rumah, menutup wadah makanan dan minuman, serta mengingat Allah dengan memperbanyak dzikir. Dan saat maghrib datang seharusnya melaksanakan ibadah dan mengaji di masjid atau musholla bagi anak-anak. []