ARASYNEWS.com, PEKANBARU — Asap yang menyelimuti kota Pekanbaru dan sekitarnya juga berdampak pada aktivitas pesawat di bandara Sultan Syarif Kasim II kota Pekanbaru, Riau.
Dari informasi, sudah ada dua pesawat yang gagal mendarat, ada yang dialihkan ke bandara terdekat lainnya dari kota Pekanbaru, dan ada juga yang kembali ke tempat semula keberangkatan.
Salah satunya adalah maskapai Lion Air yang kembali ke bandara Soekarno Hatta di Jakarta. Ada juga maskapai Citilink yang pindah untuk mendarat di bandara Hang Nadim Batam.
Dari informasi, pendaratan ini gagal dilakukan karena jarak pandang yang hanya sekitar 600 meter pada Rabu (7/10) pagi.
Lion Air JT 292 CGK – PKU diketahui kembali pada pukul 06.44 wib. Sedangkan Citilink QG 936 rute Jakarta – Pekanbaru dialihkan ke Batam pukul 08.00 wib.
Dikutip dari keterangan General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad di Pekanbaru, sebelum diputuskan dialihkan, maskapai sempat berputar mengitari wilayah udara di kota Pekanbaru. Dan karena tidak memungkinkan untuk pendaratan dan untuk keselamatan, akhirnya memutuskan untuk dialihkan.
Jarak pandang mulai membaik sekitar pukul 08.20 wib, yakni 800 meter. Dan kondisi ini memungkinkan untuk pendaratan.
Meski ada dua maskapai yang terdampak gagal mendarat, tapi aktivitas pendaratan pesawat lainnya mulai pagi sudah kembali normal. Maskapai yang berhasil mendarat pertama adalah Pelita Air IP 320 rute Jakarta-Pekanbaru.
Sedangkan untuk keberangkatan dari kota Pekanbaru masih bisa dilakukan.
Lebih lanjut, ia mengatakan operasional pesawat yang lakukan pendaratan pada pagi hari akan dievaluasi dan melihat kondisi situasi secara berkala.
Achmad mengatakan, pihak bandara tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam setiap keputusan operasional penerbangan.
“Situasi dan kondisi yang melanda saat ini akan kami pantau dan evaluasi berkala. Ini demi keselamatan dan keamanan penerbangan,” pungkas Achmad.
[]