ARASYNEWS.com — Beberapa hari ini ramai diperbincangkan dan menjadi perhatian warganet di media sosial. Yakni tentang stiker bertulisan yang direncanakan akan ditempel.
Stiker itu berwarna merah dengan tepian motif, bertulisan yang berwarna putih, serta disematkan gambar Burung Garuda. Ukurannya juga beragam mulai dari yang kecil hingga besar.
Adapun tulisan itu adalah “Objek Ini Dibeli dengan Uang Pajak Rakyat”.
Beberapa publik figur juga turut memberi perhatian dan dukungan. Sehingga membuat tren tersebut menjadi semakin dikenal luas.
Banyak warganet yang ikut mencetak stiker serupa dan memasangnya di berbagai benda maupun fasilitas yang mereka temui sehari-hari.
Menariknya, tren ini tidak hanya berhenti di media sosial. Desain stiker tersebut bahkan mulai beredar di marketplace dan dijual dengan harga yang cukup murah, yakni sekitar Rp1.500. Siapa pun kini bisa ikut memiliki dan memasang stiker dengan pesan yang sama.
Di balik tampilannya yang sederhana, stiker tersebut membawa pesan tentang kesadaran publik. Aksi kreatif ini menjadi salah satu cara masyarakat menyampaikan kritik sekaligus mengingatkan bahwa berbagai fasilitas publik dibangun menggunakan uang pajak rakyat.
Tak heran jika tren tersebut mendapat perhatian dan memancing beragam respons dari warganet. Ada yang menolak, tapi banyak yang memberi dukungan agar striker itu benar-benar terpasang baik pada benda yang tak bergerak hingga pada benda yang bergerak.

Asal usul stiker
Adapun tampilnya stiker ini adalah sebagai bentuk aksi protes dan kritik sosial digital yang sedang viral di media sosial seperti Threads, X, dan Instagram. Ini ditujukan kepada para pemungut pajak dan pemerintah republik Indonesia.
Aksi ini sebagai bentuk sindiran. Desain stiker ini berwarna merah dengan gambar Garuda dan tulisan menohok, yang terinspirasi dari tindakan petugas pajak yang kerap memasang segel atau stiker peringatan di tempat usaha warga serta UMKM yang menunggak pajak.
Warganet menggunakan stiker ini sebagai bentuk protes terhadap penegakan hukum dan pajak yang dinilai tidak adil, yakni di mana rakyat kecil atau UMKM ditindak tegas, sementara akuntabilitas dan penggunaan anggaran oleh para pejabat serta fasilitas negara dipertanyakan.
Desain stiker tersebut banyak dibagikan secara terbuka dan bahkan mulai diperjualbelikan secara bebas di berbagai platform marketplace.
Target Penggunaan Stiker
Warganet menyerukan agar stiker ini dicetak dan ditempelkan pada berbagai fasilitas umum hingga kendaraan dinas pemerintahan, antara lain:
- Kendaraan dinas dan pelat nomor khusus pejabat, serta pelat merah yang kerap dipergunakan yang terlihat tidak pada tempatnya,
- Gedung-gedung pemerintahan dan kantor instansi, dan
- Berbagai fasilitas publik yang dibiayai oleh anggaran negara.
[]