Berkunjung ke Kawasan Batu Busuk, Peninggalan Sejarah hingga Wisata Alam

ARASYNEWS.com — Batu Busuk adalah daerah di tepi kota Padang provinsi Sumatera Barat, berada di kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Ada banyak kisah menarik tentang pemberian nama kawasan Batu Busuk ini.

Dahulu, dinamai karena ditemukan sebuah batu di dekat bandar kali (aliran air sungai) yang di bawah batunya berbau busuk. Batu berukuran besar itu disebut batu Puru.

Kemudian kawasan ini mendapat perhatian pihak kolonial, tetapi batu busuk itu hilang entah ke mana.

Selain itu, dalam kisah lainnya, disebutkan nama kawasan ini dahulu adalah Lubuak Manjarobiah. Dan nama dikenal karena ada yang melanggar larangan untuk membelah kayu di kawasan itu. Tetapi dilanggar dan kayu tersebut mengeluarkan bau busuk.

Destinasi Wisata

Kawasan ini banyak peninggalan kolonial Belanda, dan semuanya ada yang terawat dan ada juga yang sudah dimakan usia. Beberapa diantaranya Jembatan Gantung, Jembatan Air PLTA Kuranji, Lubang Japang, Bendungan Patamuan. Sementara itu, peralatannya telah banyak yang berkarat dimakan usia.

Sementara itu, wisata alam yang terdapat di kawasan ini adalah tempat pemandian dengan aliran air yang jernih, dan juga aliran air yang berisi ikan larangan, serta pemandangan perbukitan yang sejuk. Yang uniknya, air terlihat berwarna hijau tosca bila dilihat dari kejauhan, tapi ketika dilihat lebih dekat ternyata berwarna biru. Aliran airnya penuh dengan bebatuan dan kolam-kolam.

Yang menarik dan menjadi tujuan banyak traveler adalah saluran air. Disini kerap dimanfaatkan sebagai seluncuran atau bermain tubing mengikuti aliran. Dibagian ujungnya akan ketemu bendungan Patamuan.

Dari cerita masyarakat, Patamuan merupakan daerah tempat bertemunya tentara rakyat untuk mengatur strategi saat menggempur penjajah.

Pada daerah perbukitan, ada satu tempat yang dikenal dengan nama Bukik Pungguang Ladiang. Dan nama ini karena topografi sisi bukit yang curam dengan penurunan tajam seperti ladiang (parang).

Bagi para pecinta alam dan traveler, untuk mengunjungi kawasan ini dapat menggunakan jalur darat dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat. Akses jalan juga cukup baik. Dan mencapainya dapat memanfaatkan Google maps.

Kawasan Batu Busuak ini secara geografis rawan terjadi bencana alam, mulai dari banjir bandang, longsor hingga kemungkinan kebakaran hutan. Untuk itu bila berkunjung ke pemandian alam Batu Busuk sebaiknya selalu waspada dan melihat kondisi alam. Bila sudah ada awan sudah gelap dan bertanda turunnya hujan maka segera menepi dari aliran sungai dan segera pulang. Satu lagi, jangan buang sampah sembarangan untuk menjaga kawasan ini tetap asri.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like