Pencarian Jurnalis Hilang Terus Dilakukan di Sekitar Pulau Krakatau

ARASYNEWS.com, PANDEGLANG — Tim gabungan masih terus melakukan pencarian para jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda. Selain itu pulau Krakatau juga dilakukan penyisiran.

Diketahui, mereka hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026 lalu. Ada lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang. Mereka bertugas melakukan peliputan aktivitas gunung Anak Krakatau yang erupsi.

“Penyisiran darat kita sudah lakukan ke seluruh area Pulau Sertung dan hasil masih nihil. Kemudian untuk Pulau Rakata juga sudah kita lakukan penyisiran darat, Pulau Panjang kita sudah lakukan penyisiran darat,” ujar Kasie Ops Basarnas Banten, Risky Dwi, Selasa, (15/9).

Ia mengatakan, pencarian dengan menerjunkan tim penyelam belum dilakukan dan direncanakan akan segera dilakukan pada hari ini, Rabu, 16 September 2026.

Disebutkannya, pencarian dengan cara penyelaman terkendala wilayah yang luas serta titik lokasi potensial lokasi keberadaan kapal Arupadhatu 1 yang tenggelam.

“Untuk penyelaman kita terkendala karena memang luas area kita yang terlalu luas dan kita tidak ketahui posisi terakhir kapal tersebut ada di mana,” ungkapnya.

Risky juga mengatakan pencarian di area pantai masih terus dilakukan. Sementara itu, ada beberapa barang yang telah ditemukan seperti life jaket dan material lainnya. Akan tetapi setelah diteliti belum ada berkaitan dengan kapal Arupadhatu 1 yang membawa delapan orang awak tersebut.

“Kita memfokuskan titik-titik di mana barang-barang ataupun yang kita ketemukan di Sektor X kemarin itu, coba kita sisir kembali,” kata Risky.

Sebelum kejadian

Beberapa orang jurnalis foto bertugas hendak meliput aktivitas gunung Anak Krakatau dan mereka hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin 7 September lalu.

Tim SAR gabungan telah mengerahkan kekuatan untuk mencari lima jurnalis dan 3 awak kapal di sejumlah titik, namun belum membuahkan hasil.

[]

foto. Cnn

Next Post

No more post

You May Also Like