ARASYNEWS.com — Direktur olahraga MotoGP, Carlo Ezpeleta, mengungkapkan sejumlah rencana peningkatan keselamatan pasca insiden besar yang terjadi pada MotoGP Catalunya 2026 lalu.
Dalam sesi siaran langsung di sela MotoGP Italia di Sirkuit Mugello kemarin, Ezpeleta mengatakan kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco menjadi perhatian serius penyelenggara.
Insiden tersebut memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi pembalap MotoGP di lintasan. Beruntung, kedua pebalap bisa selamat tanpa mengalami cedera yang mengancam nyawa. Akan tetapi kondisi yang dialami para pembalap itu cukup parah.
“Kami sangat lega karena Alex dan Johann berada dalam kondisi baik sesuai situasi yang terjadi,” ujar Ezpeleta dikutip dari Speedweek, Kamis (4/6/2026).
Sorotan juga tertuju pada kecelakaan yang menimpa Zarco. Pembalap Castrol Honda LCR itu terjatuh sesaat setelah start kedua saat memasuki area pengereman dan berada di slipstream pembalap lain. Motor Zarco kemudian menghantam Ducati Desmosedici milik Francesco Pecco Bagnaia. Dalam tayangan ulang, kaki kiri Zarco terlihat sempat tersangkut di antara swingarm dan bagian belakang motor Ducati milik Pecco.
aturan baru
Pasca insiden balapan sebelumnya, MotoGP kini menyiapkan sejumlah evaluasi terkait keselamatan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah format grid start.
Pihak MotoGP mempertimbangkan kemungkinan mengatur ulang posisi pembalap demi menciptakan ruang lebih besar pada fase awal start hingga menuju tikungan pertama.
Selain itu, penggunaan launch device atau holeshot device juga masuk dalam pembahasan.
MotoGP akan berdiskusi dengan para pembalap terkait kemungkinan pelarangan perangkat tersebut demi meningkatkan aspek keselamatan.
Tak hanya itu, penyelenggara juga mempertimbangkan modifikasi pada motor. Salah satu usulannya yakni dengan penambahan pelindung di area antara swingarm dan spakbor belakang pada setiap motor agar insiden seperti yang dialami Zarco tidak kembali terjadi.
Evaluasi lainnya lagi juga muncul setelah insiden yang melibatkan Pedro Acosta dan Alex Marquez. MotoGP tengah mengkaji kemungkinan penggunaan perangkat peringatan pada motor ketika terjadi gangguan teknis.
Meski demikian, Ezpeleta mengakui sebagian besar perubahan tersebut baru bisa diterapkan paling cepat mulai musim 2027.
Khusus untuk holeshot device, perangkat tersebut memang sudah dipastikan akan dilarang mulai MotoGP 2027. Karena itu, pembahasan terkait regulasi keselamatan dinilai perlu segera dirampungkan.
[]