ARASYNEWS.com – Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Moh Hasan Afandi menyampaikan kabar dukacita mewakili seluruh jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Disampaikannya bahwa jema’ah haji asal Indonesia yang sebelumnya hilang, ditemukan dalam keadaan wafat.
Ia menjelaskan, proses pencarian melibatkan pihak PPIH dan konsulat RI Jeddah dan otoritas Arab Saudi yang telah membantu proses pencarian, serta pihak rumah sakit Arab Saudi.
“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Muhammad Firdaus diketemukan dalam keadaan wafat. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kami, segenap PPIH Arab Saudi, menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya almarhum,” ujar Hasan, Jum’at (22/5).
Jema’ah haji tersebut dipastikan Kementerian haji (Kemenhaj) bahwa PPIH Arab Saudi telah menyiapkan program badal haji yang nantinya akan dilaksanakan oleh petugas haji yang ditunjuk.
Lebih lanjut, Firdaus mengimbau agar para jema’ah haji untuk tidak bepergian secara sendiri-sendiri. Dan bagi jema’ah lainnya yang jika melihat ada jema’ah haji Indonesia yang sendirian untuk menanyakan kondisi dan melaporkan ke petugas haji atau posko.
Firdaus dilaporkan hilang setelah meninggalkan hotel tempatnya menginap di kawasan sektor 9 Mekah, Arab Saudi pada Jum’at (15/5/2026) pagi.
Setelah melalui proses pencarian intensif, jema’ah haji asal Indonesia atas nama Muhammad Firdaus Akhlan (72), yang sempat dilaporkan hilang sejak 15 Mei 2026 lalu di Mekkah, Arab Saudi, telah ditemukan. Jema’ah itu tergabung dalam embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 27) tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
[]