ARASYNEWS.com — Konflik antar mahasiswa menimbulkan bencana. Ini terjadi di kampus Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh pada Kamis (21/5/2026). Dan dampak yang ditimbulkan bangunan fakultas Pertanian terbakar.
Diketahui, konflik ini akibat bentrok antara mahasiswa Fakultas Teknik dengan Fakultas Pertanian. Dan disebutkan bermula terjadi cekcok saat pergerakan demo mahasiswa memprotes kebijakan pemerintah sejak Senin lalu.
Sementara itu, laporan dari lapangan menyebutkan, Gedung Laboratorium dan gedung yang bersisian dengannya diamuk api.
Bahkan ada upaya untuk membakar seluruh fasilitas, karena massa yang anarkis sempat membobol pintu ruang kuliah Teknologi Hasil Pertanian (THP) dan menyiramkan dengan minyak.
Bukan hanya membakar, para terduga pelaku juga menghancurkan fasilitas setiap ruang yang dimasuki dengan membobol pintu.
Sebelum insiden pembakaran, juga sempat terjadi penyerbuan ke posko Fakultas Teknik tepatnya Teknik Mesin dengan membawa senjata tajam. Sedikitnya dua orang mahasiswa yang ada di situ tersabet celurit. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Insiden inilah yang diduga menjadi pemicu dari penyerbuan yang berujung pembakaran Fakultas Pertanian.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan kemudian sudah memasang police line di lokasi musibah. Dan akibat insiden itu proses perkuliahan di fakultas pertanian untuk sementara waktu dihentikan.
Disisi lain, potensi bentrok fisik itu juga mengemuka pada Kamis (21/05/2026) pagi. Kedua kubu menjalani wisuda secara bersamaan. Namun pihak rektorat dan keamanan Kampus telah melakukan langkah langkah pencegahan secara intensive.
Dikutip dari meuseurayaid, hingga Jum’at, belum ada rilis resmi dari pihak Rektorat USK terkait masalah itu, bahkan Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan USK, Dr Rina Suryani Oktari SKep MSi FRSPH. Ia mengakui jika dirinya belum tahu banyak terkait insiden itu.
“Tunggu saja rilis resmi dari kami, tentang insiden dimaksud,” katanya singkat.
[]