Terlihat Seperti Sungguhan dan Ada Korban, Prosesi Acara Tabuik Basalisiah Dibatalkan Polres Pariaman

ARASYNEWS.COM, PARIAMAN – Pada Sabtu, 6 Agustus 2022 malam, digelar acara Tabuik Basalisiah. Acara ini merupakan acara ketiga dalam prosesi Festival Pesona Tabuik Piaman 2022. Akan tetapi, pihak kepolisian pun akhirnya membatalkan acara ini secara mendadak.

Warga yang telah menanti acara Tabuik Basalisiah tersebut mengaku kecewa karena pembatalan acara dilakukan mendadak oleh Polres Kota Pariaman dan Pemko Pariaman.

Dalam keterangan Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz, mengatakan dihentikannya acara Tabuik Basalisiah untuk prosesi Maarak Sorban ini karena situasi di lapangan sangat memanas. Dua kubu, yakni Tabuik Pada dan Tabuik Subarang terlihat seperti berkelahi secara sungguh-sungguh dan memakan korban.

Pembatalan Tabuik Basalisiah ini diumumkan setelah ada pertemuan singkat antara Kapolres Pariaman dengan Kasat Pol PP Kota Pariaman.

Dua instansi yang bertanggung jawab atas keamanan prosesi Tabuik Basalisiah ini memutuskan untuk membatalkan acara karena berbagai pertimbangan.

“Setelah kami pantau perkembangan situasi di lapangan. Jika dipaksakan acara Tabuik Basalisiah digelar, tapi situasi sudah tidak lagi terkendali. Karena itu kami putuskan untuk membatalkan acara,” kata Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz dalam keterangannya yang dikutip pada Jum’at (6/8/2022) malam.

Pihaknya, dikatakan AKBP Abdul Aziz, sudah berupaya untuk meminta pengertian dari kedua kubu pembawa Tabuik yang nantinya akan berselisih di perempatan jalan. Namun, setelah dipantau dan dipertimbangkan akan terjadi insiden yang tidak diinginkan jika acara tetap digelar.

“Kami batalkan acara ini agar tidak ada korban lagi. Harap dimaklumi oleh semua terutama kedua kubu,” kata Kapolres.

Sebelumnya, dalam prosesi Tabuik Basalisiah pada Rabu (3/8/2022) sebanyak dua warga menjadi korban. Satu warga mengalami luka robek di kepala dan satunya lagi mengalami patah tulang pada bagian tangan. Kedua korban sudah mendapat pertolongan dan perawatan medis di rumah sakit.

Diketahui, Tabuik ini memang mewajibkan kericuhan antara kelompok pembawa Tabuik Pada dan Tabuik Subarang. Kedua kelompok memang sengaja adu jotos dan saling serang seperti sungguhan dalam waktu yang ditentukan. Prosesi seperti ini untuk mengenang Perang Karbala yang menewaskan cucu Nabi Muhammad ﷺ , yaitu Hussein.p

Terkait pembatalan prosesi Maarak Sorban ini banyak warga Pariaman yang mengaku kecewa. Warga mengharapkan prosesi tersebut harus dilakukan dan dikendalikan.

“Kami dalam basalisiah bisa mengendalikan diri. Jadi hal “bacakak” (berkelahi) itu biasa saja,” kata Yansimon salah satu warga Pariaman, Sabtu (6/8/2022) malam. []

Source. Tabuik Piaman

You May Also Like