ARASYNEWS.COM – Hal yang tak biasa terjadi saat proses penyembelihan hewan kurban pada perayaan hari raya kurban kemarin. Seekor sapi yang telah disembelih kembali berdiri.
Peristiwa ini terjadi Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten, provinsi Jawa Timur. Dan ini viral di wilayah tersebut dan juga di media sosial.
Hal yang wajar ini dijelaskan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten. Dikatakan bahwa sapi bisa bangkit berdiri kembali bisa saja terjadi karena ada faktor penyebabnya, salah satunya adalah faktor akibat penyembelihan yang tidak sempurna.
“Bisa terjadi apabila penyembelihan tidak sempurna, refleks otot, dan aliran darah yang masih terganggu bisa menyebabkan hewan masih bisa bergerak beberapa saat setelah disembelih, ungkap Plt Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten, Agung Nugroho, dikutip Kamis (12/6).
Penyembelih, kata dia, mesti belajar dan memahami serta melakukan pelatihan. Orang yang menyembelih hewan kurban juga memahami ketentuan syariah sehingga belajar perlu didampingi jagal halal yang berlisensi
Adapun kejadian itu, dimungkinkan karena urat pada lehernya belum terputus semua.
“Bisa karena urat belum semua terpotong, atau titiknya terlalu dekat ke rahang karena jarak mestinya satu lebar tangan ke bawah dari rahang. Tidak mungkin berdiri lagi jika penyembelihan sempurna,” jelasnya.
Dia menambahkan, memang hewan kurban lebih afdal disembelih oleh pemiliknya atau sohibul kurban. Tapi jika sohibul kurban tidak bisa menyembelih, maka bisa minta bantuan jagal.
Sohibul kurban sebenarnya lebih baik untuk melakukan penyembelihan, tapi karena tidak memiliki kemampuan maka meminta bantuan jagal.
Dari media sosial, dalam akun Instagram @klaten_24jam, disebutkan: “Sapi sudah disembelih bisa bangkit berdiri, kemarin siang lur di bentangan, Wonosari, Klaten (6/6/2025)”.
Dalam video rekaman ponsel sekitar 15 detik tersebut terlihat sapi ukuran lumayan besar. Sapi terlihat bangkit berdiri di dekat sebatang pohon, sedangkan pada bagian leher tampak diblur.
Sapi itu tampak tenang sementara warga di sekitarnya berteriak dan sebagian berlari menjauh. “Hoi Tangi⦠Tangi.. Tangi (bangun, bangun, bangun),” ucap warga dalam video tersebut.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10 pada Sabtu (7/7/2025). Dan proses pemotongan dilakukan tidak menggunakan jasa tukang jagal.
Tetapi sapi itu tidak berlari, hanya saja berdiri hampir sekitar 15 menit dan kemudian tumbang kembali. []