ARASYNEWS.COM – Race MotoGP India berlangsung di Sirkuit Buddh pada Ahad (24/9/2023). Race kali ini mengalami pemangkasan putaran atau lap. Hal ini karena cuaca di India bagian utara itu mengalami kondisi ekstrem. Tercatat suhu mencapai 37 derajat celsius.
Untuk race MotoGP seri ke-13 musim ini, para merasakan sesuatu yang buruk, yaitu kepanasan dan seperti terbakar. Hal ini telah dirasakan sejak latihan bebas pada Jum’at (22/9/2023).
Berdasarkan keluhan para pembalap, balapan MotoGP diputuskan mengalami pemangkasan. Sprint race yang digelar Sabtu (23/9) dipotong satu lap, dari 12 jadi 11 lap.
Balapan utama yang semula 24 lap kini akan digelar selama 21 lap. Balapan pada dua kelas di bawah MotoGP juga ikut terpotong.
Bukan hanya itu saja, pada Moto3 dan Moto2 masing-masing mengalami pemangkasan satu lap. Moto3 dari 17 lap menjadi 16 lap, sedangkan Moto2 dari 19 jadi 18 lap.
Dikutip dari keterangan pembalap Ducati Francesco Pecco Bagnaia, mengungkapkan bahwa ia merasa terbakar pada sebagian tubuh karena cuaca panas di India.
“Ini lebih buruk daripada di Malaysia,” ujar Bagnaia dikutip dari GPOne.
“Dengan Ducati biasanya kami tidak memiliki masalah tertentu, tapi kini saya merasa seperti terbakar pada punggung, Anda mulai merasakan tenggorokan terbakar, kaki Anda terbakar,” ungkapnya.
Disisi lain, Pembalap VR46 Marco Bezzecchi dan Jorge Martin dari Pramac juga merasakan hal yang sama. []