ARASYNEWS.COM –
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. al-Anbiya: 35)
Setiap orang tidak akan terlepas dari yang namanya cobaan. Hal ini adalah sebagai ujian yang diberikan Allah ﷻ. Dalam kehidupannya manusia akan selalu diuji, baik dengan perkara yang menyakitkan maupun lewat perkara yang menyenangkan.
Dan selain itu, dalam perjalanan, terutama yang banyak dilakukan saat ini, yakni mudik, terkadang kita juga melihat orang di sekitar kita tertimpa musibah seperti kecelakaan. Mulai dari musibah yang ringan hingga yang berat.
Selain banyak yang mendokumentasikan melalui foto dan video untuk selanjutnya di posting ke berbagai media sosial. Alangkah baiknya, kita sebagai umat Islam juga membaca doa. Hal ini dengan harapan agar kita tidak tertimpa musibah seperti yang dialami orang tersebut.
“Alhamdulillahilladzi ‘afani mimmabtalaka bihi, wa faddhalani ‘ala katsirin mimman khalaqa tafdhila”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari musibah yang menimpamu dan benar-benar memuliakanku dari makhluk lainnya.” (HR. Tirmidzi, no. 3431; Ibnu Majah, no. 3892).
Diriwayatkan dalam Hadis Tirmidzi, keutamaan membaca doa ini yaitu cobaan yang dilihat tersebut tidak akan menimpa orang yang membacanya.
Rasulullah ﷺ berkata, bahwa barang siapa yang melihat orang yang tertimpa musibah kemudian mengucapkan doa ini, maka dengan izin Allah ia diselamatkan dari ujian tersebut, apapun hal tersebut selama ia masih hidup.
Namun, hendaknya ia mengucapkan doa ini di dalam hati dan tidak memperdengarkan kepada orang yang tertimpa musibah atau cobaan. []