Ada Event, Ruas Jalan di Pusat Kota Pekanbaru Direkayasa Selama Tiga Hari

ARASYNEWS.COM – Jalan di pusat kota Pekanbaru akan terganggu dan kendaraan dialihkan melewati jalan rekayasa yang disampaikan. Hal ini dilakukan. Polresta Pekanbaru karena ada beberapa acara yang akan digelar pada tanggal 3-5 Mei 2024.

Beberapa acara tersebut adalah Gebyar Bangga Buatan Indonesia (BBI), Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Lancang Kuning Carnival dan Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), digelar di Kota Pekanbaru mulai pada tanggal 3-5 Mei 2024.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat mengatakan, ada sebanyak 1.525 personel gabungan dari TNI Polri, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pomong Praja siap melaksanakan pengamanan.

“Personel yang diturunkan sebanyak 1.525 personel, tergabung dari jajaran TNI Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Setiap personel harus mampu meningkatkan komunikasi dan koordinasi, antara pemangku kepentingan,” kata Jeki.

“Bukan hanya bertanggung jawab dengan pelaksanaan keamanan saja, tapi juga bertanggung jawab dengan kelancaran, kenyamanan, keamanan peserta dan acara. Semuannya harus diberikan pengamanan dengan profesional, bersinergi, berkolaborasi dengan baik dan benar. Karena kegiatan ini termasuk event nasional yang akan membawa marwah dan citra Provinsi Riau,” tuturnya.

Tiga acara ini (Raker Apeksi, Gebyar BBI BBWI, dan Lancang Kuning Carnival) selain menjadi sebuah perayaan budaya, juga untuk mempromosikan potensi ekonomi, budaya, dan sektor pariwisata di Provinsi Riau, baik di tingkat lokal dan nasional.

Lebih lanjut, untuk kelancaran event tersebut, Polresta Pekanbaru melakukan pengalihan arus lalu lintas dengan melakukan buka tutup sebagian Jalan Sudirman.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar bisa mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

“Kita akan melakukan buka tutup arus lalu lintas di sebagian Jalan Sudirman. Personel akan berjaga di setiap simpul untuk mengurai kemacetan kendaraan, sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang yang dapat membuat masyarakat resah,” kata Jeki.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pintanya. []

You May Also Like