ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Kamis (22/4/2021) dini hari menyebabkan beberapa perumahaan terendam banjir. Ada ratusan rumah yang terendam akibat meluapnya air drainase di kota Pekanbaru dan sekitarnya.
Air dengan ketinggian beragam mulai dari 30-150 centimeter menggenangi beberapa perumahan di kecamatan Bukit Raya, Marpoyan Damai, Tuah Madani, dan kabupaten Kampar yang berbatasan dengan kota Pekanbaru.
Beberapa yang terpantau awak media adalah di Perumahan Pesona Harapan Indah yang terletak di Jalan Cengkeh, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Perumahan Fauzan, Jalan Kesadaran dan berapa wilayah lainnya di sepanjang Sungai Sail, Perumahan Restu Delima di Jalan Rantau Simpang Tiga kecamatan Bukit Raya, dan perumahan-perumahan di Siak Hulu kabupaten Kampar.

Menindaklanjuti temuan ini, pihak BPBD provinsi Riau dan BPBD kota Pekanbaru bersama TNI langsung terjun ke lokasi terdampak membantu warga untuk mengungsi.
“Kita sudah koordinasi dengan BPBD Kota Pekanbaru terkait banjir di Pekanbaru. Dan mereka sudah melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir,” kata Kepala BPBD Riau, M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan, Jim Gafur m, Kamis (22/4/2021).
Dalam evakuasi korban banjir, Jim Gafur menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan perahu karet tambahan jika dibutuhkan Pekanbaru untuk evakuasi warga dan mendirikan tenda untuk tempat pengungsian.
“Intinya kita siap memperkuat BPBD Pekanbaru jika dibutuhkan bantuan personel dan logistik, dalam penanganan korban banjir,” imbuhnya.
Lebih lanjut Jim Gafur menyampaikan kondisi terkini banjir Pekanbaru berdasarkan pantauan di lapangan. Yang mana banjir sudah mulai surut di beberapa lokasi.
“Banjir kali ini di Pekanbaru tak sama seperti sebelumnya, yang sungai Siak pasang sehingga air lama surutnya. Tapi banjir sekarang lebih cepat surat karena sungai Siak normal, sehingga air lebih cepat mengalir,” tukasnya.

Hanya saja, terpantau di beberapa lokasi perumahan, seperti di Perumahan Restu Delima, air surut terbilang cukup lama karena kiriman air yang datang dari perumahan lain masih terbilang cukup tinggi.
Hal ini setelah lancarnya drainase menuju perumahan dan tidak terpecah sebelum sampai ke perumahan. Selain itu, drainase akhir juga banyak tertutupi tanaman-tanaman liar.
Untuk permasalahan ini agar tidak lagi terulang adalah merupakan tanggung jawab Dinas PUPR kota Pekanbaru yang tengah bekerja menjalankan masterplan drainase dan anak-anak sungai. []