Rencana Digelarnya Kembali TdS

ARASYNEWS.COM – Pemerintah provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov telah membahas rencana digelarnya kembali Tour de Singkarak (TdS) pada tahun 2027 mendatang. Namun, mengingat butuh anggaran yang cukup besar, Pemprov Sumbar berharap ada dukungan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI agar iven tahunan tersebut bisa kembali digelar.

“Iven ini sudah lama tidak terlaksana, maka dari itu kami agendakan untuk TdS bisa kembali digelar pada 2027 mendatang,” kat Mahyeldi saat bertemu dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana pada Rabu (6/5) kemarin.

Dia menjelaskan semenjak pandemi Covid-19 TdS yakni pada 2020, TdS terpaksa dihentikan untuk digelar, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. Tapi, setelah pandemi berakhir, pada tahun 2021 TdS juga belum bisa digelar kembali, karena tidak mengantongi izin, mengingat penanganan Covid-19 masih dilakukan.

Kemudian sejak tahun 2022 hingga 2026 ini, TdS juga belum diselenggarakan oleh Pemprov Sumbar, dengan alasan keterbatasan anggaran, serta minimnya dukungan dari berbagai pihak.

Sementara kini, Pemprov Sumbar kembali merencanakan agar TdS bisa digelar kembali, dengan harapan rencana kali ini bisa terwujud, setelah mendapat dukungan dari pemerintah pusat, seperti halnya dari Kemenpar.

“Sempat terkendala efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, namun ke depan akan kami upayakan pada tahun 2027 mendatang iven tersebut bisa diselenggarakan kembali di Sumbar. Semoga niat kali ini mendapat dukungan dari semua pihak,” sebut Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar menyebutkan adanya kepastian rencana digelarnya kembali TdS 2027. Ini setelah adanya hasil kesepakatan bersama sembilan pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar, yang akan terlibat dalam pelaksanaan iven balap sepeda internasional tersebut. “

“Kami sudah komunikasi kan juga dengan Dinas BMCKTR Sumbar yakni untuk perbaikan jalan yang akan dilintasi rute TdS 2027,” ujarnya.

Dikatakannya sejauh ini rencana yang telah dibahas, konsep pelaksanaan TdS 2027 akan berbeda dibandingkan iven-iven terdahulu.

Selain akan ada pesepeda luar negeri, juga akan banyak kegiatan hiburan di setiap daerah yang dilintasi TdS.

“Nantinya konsep ini tidak hanya bicara sport tourism saja, tapi juga akan memberikan dampak ekonomi bagi kabupaten dan kota, yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kemudian ada berbagai pertunjukan budaya juga, jadi tiap daerah kabupaten kota terlibat,” pungkasnya.

Disisi lain yang diharapkan dengan terlaksananya kembali TdS ini adalah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat tentang daya beli berbagai produk khas yang ada di tiap-tiap daerah di Sumatera Barat, juga meningkatnya okupansi hotel dan penginapan di berbagai daerah, serta jalan-jalan kabupaten kota dan provinsi dapat kembali baik dan tidak berlobang.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like