Mencium Bau Busuk Perkataan Orang Lain, Ini Doanya

ARASYNEWS.com — Ada orang jika berbicaranya dengan nada tinggi, atau terkadang pemilihan katanya agak kasar, tidak ada tata krama berbahasa, tapi tidak suka berbohong. Sebaliknya, ada juga yang berkata lembut, tetapi berbohong.

Pada hakikatnya, orang yg suka berbohong bukan saja membohongi orang lain, tapi membohongi diri sendiri, dan membohongi Allah subhanahu wa ta’ala.

Sungguh, kebohongan itu hanya menyelamatkan sementara dan menghancurkan selamanya.

Orang yang terus menerus berbohong, Allah subhanahu wa ta’ala pasti akan memberi hukuman kepadanya, seperti dihilangkan kesadaran dalam dirinya, kemudian kebohongan itu telah menjadi tabiatnya. Ia tidak sadar bahwa ia berbohong bahkan ia sangat menikmati kebohongannya tersebut.

Memang berbohong adalah cara menyelesaikan masalah dengan instan. Kita tidak sadar bahwa bohong justru menjadikan diri menanggung beban. Ketika kita membiasakan diri dengan kebohongan-kebohongan kecil, selanjutnya kita pun akan mampu membuat kebohongan yang lebih besar.

Dan pada akhirnya, orang yg suka berbohong akan membunuh akal pikirannya dan mengubur hati nuraninya. Ia tidak akan pernah bisa berpikir benar. Karena ketidaksadarannya tersebut, cara berpikirnya pun salah dan kacau, yakni yang dipikirkan hanya dirinya atau kelompoknya sendiri tanpa peduli perasaan,dan kerugian pada orang lain. Sesungguhnya ini adalah hukuman yang paling buruk atas diri seorang manusia.

Hukuman lainnya, bagi orang-orang yang suka berbohong adalah dicabut rasa ketenangan hatinya.(QS. Al-Baqarah 8 -10).

Senyuman di wajahnya hanyalah cara menutupi kegelisahan hatinya. Selain itu keberkahan hidupnya dicabut dan malaikat menjauh dari dirinya. Ini sebagaimana keterangan riwayat dibawah ini :

إذا كَذَبَ العَبدُ تَباعَدَ المَلَكُ عَنهُ مِيلاً ، مِن نَتْنِ ما جاءَ بهِ. (فيض القدير ج ١ ص ٥٤٢).

“Jika seorang hamba berbohong, malaikat akan menjauhinya sejauh satu mil (sejauh mata memandang), karena bau busuk dari apa yg dia ucapkan”.

Pepatah kuno juga mengatakan : “sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat baunya akan tercium juga”. Serapi apapun bangkai ditutupi, tetap saja bau busuknya akan menyebar kemana-mana.

Jika terus berbohong, lantas sampai kapan kita akan hidup dalam kegelisahan, karena merasa takut kebohonganmu akan terbongkar.

Ketika kita ingin melakukan sesuatu, hendaklah kita bertanya dulu pada hati. Apabila dengan melakukannya hati kita menjadi tenang, maka lakukanlah.

Ahli hikmah berkata : ”Hati yang bercahaya akan melahirkan watak terpuji, seperti keikhlasan, kejujuran, kesederhanaan, dan kepemimpinan. Sedangkan hati tanpa nurani akan melahirkan watak kotor dan biadab”.

Bohong merupakan tindakan tidak terpuji dan sangat dibenci oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Sebab, kebohongan adalah sumber dari berbagai kejahatan dan keburukan bagi siapa pun pelakunya.

Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa orang yang berbohong merupakan orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat An-Nahl ayat 105 :

إِنَّمَا يَفْتَرِى ٱلْكَذِبَ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَٰذِبُونَ

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.”

Doa Dijauhkan Dari Sikap Bohong

Berikut doa agar dijauhkan dari sifat sombong, yaitu :

اَعُوْذُ بِكَ مِنْ بَطَرِ الْغِنَى وَمَذَلَةِ الْفَقْرِ يَامَنْ وَعَدَ فَوَفَى وَأَوْعَدَ فَعَفَا اِغْفِرْ لِمَنْ ظَلَمَ وَآسَى يَامَنْ تَسُرُّهُ بِطَاعَتِي وَلَا تَضُرُّهُ مَعْصِيَتِى هَبْ لِي مَا يَسُرُّكَ وَاغْفِرْ لِي مَا لاَ يَضُرُّكَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyombongkan diri karena kaya. Dari kehinaan karena miskin. Wahai Dzat yang apabila berjanji pasti memenuhinya. Jika mengancam lalu memaafkannya. Ampunilah bagi orang yang merasa dzalim dan kemudian menyesali diri. Wahai Dzat yang merasa senang hati karena ketaatanku. Tidak akan membahayakan karena kemaksiatanku. Berilah kepadaku apa-apa yang menyenangkan-Mu dan ampunilah diriku terhadap apa-apa yang aku lakukan yg memang tidak membahayakan-Mu”.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِلإخْوَانَنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبَنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ ٠

“Ya Rabb kami, beri ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al-Hasyr ayat 10)

Doa Jika Dibohongi Orang

Jika merasa dibohongi atau mendengar orang berbohong, maka agar tidak mudhorot terhadap kita, hendaknya berdoa berikut ini :

وَأُفَوِّضُ أَمْرِىٓ إِلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَصِيرٌۢ بِٱلْعِبَادِ

“Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba²-Nya”. (QS. Al-Mukmin ayat 44).

Jika kita sendiri adalah korban kebohongan orang lain yg bisa merugikan diri kita sendiri, maka perbanyak membaca ayat diatas, setelah sholat 5 waktu atau sholat sepertiga malam. Bisa ditambah dengan bacaan ayat 27 Surat Al-Mukmin :

وَقَالَ مُوْسٰىٓ اِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ مِّنْ كُلِّ مُتَكَبِّرٍ لَّا يُؤْمِنُ بِيَوْمِ الْحِسَابِ

Dan Musa berkata : “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari setiap orang yang menyombongkan diri yang tidak beriman kepada hari berhisab.”

Wallahu A’lam Bish Shawab.
Semoga bermanfaat.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like