Dua Pembalap Tuan Rumah di Sirkuit Pertamina Mandalika
ARASYNEWS.com, LOMBOK — Race yang diselenggarakan di Sirkuit Pertanian Mandalika ini, ada dua pembalap tuan rumah yang ikut serta. Mereka adalah Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji.
Veda Ega Pratama merupakan pembalap asal Wonosari, Gunungkidul ini berkompetisi di kelas Moto3 bersama tim Honda Team Asia. Ia pernah mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix (posisi ketiga di GP Brasil).
Mario Suryo Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur yang naik ke kelas Moto2 bersama tim Honda Team Asia.
Bagi Veda, beraksi di Pertamina Mandalika International Circuit menandai balapan kandang pertamanya. Melakoni debut Moto3 2026, ia langsung mencuri perhatian.
Sebenarnya, Mandalika bukanlah sirkuit yang asing bagi Veda. Di sirkuit Mandalika ini, ia menyelesaikan kualifikasi Moto3 dengan menempati posisi start ketujuh.
“Sesi kualifikasi juga berjalan positif. Hasilnya tidak buruk, meskipun selisih waktunya hanya 0,3 detik,” ungkap pembalap bernomor #9 ini, pada sebelum balapan utama pada Ahad (11/10).
Tapi akhirnya, dalam balapan utama, Veda Ega Pratama menorehkan pencapaian penting dalam ajang Moto3 2026. Finis keenam pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Ahad (11/10/2026) siang.

Di sisi lain, pembalap tuan rumah Mario Aji ini diketahui juga telah mencicipi sirkuit Mandalika saat memulai debut Moto3 musim 2022 lalu. Pada sesi kualifikasi yang berlangsung tahun itu adalah dalam kondisi basah, dan ia berhasil mengamankan posisi start ketiga, tetapi akhirnya mampu yang finis ke-14.
Meski tiga musim berikutnya, Mario dihadapkan kesulitan untuk mendulang poin, rider #64 ini tetap menunjukkan semangat tingginya setiap kali beraksi di Mandalika.
Sama seperti Veda, Mario juga telah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk menghadapi kelas Moto2 dengan latihan intens di Mandalika. Ia bahkan pernah menempuh sebanyak 69 lap pada hari kedua latihan.
“Memulai balapan dari posisi ke-21 merupakan tantangan besar, terutama di sirkuit ini,” ungkap Mario.
Tapi akhirnya, dalam race utama kelas Moto2, ia berhasil menyelesaikan balapan di P-20.
[]