Tiba di Lombok, Pembalap MotoGP, Kru dan Tim Official Disambut Meriah, Ada Fasilitas Zoomoov

ARASYNEWS.com, LOMBOK — Sejumlah pembalap MotoGP, kru dan tim official mulai tiba di Lombok menjelang MotoGP Mandalika 2026. Mereka datang menggunakan pesawat carter Garuda Indonesia. Mereka datang dengan waktu yang berbeda yang berangkat dari bandara Narita, Jepang.

Di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mereka disambut hangat dan meriah pada Senin sore itu.

Puluhan pelajar dari SD hingga SMA tampak menunggu mereka di BIZAM dengan mengenakan baju adat Sasak Samawa Mbojo (Sasambo) dan ada juga yang mengenakan baju lambung. Selain itu juga diiringi alunan musik gendang Beleq.

Kedatangan para pembalap ini untuk mengikuti jadwal MotoGP yang akan dilangsungkan di sirkuit Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sirkuit Mandalika.

Sambutan juga disediakannya fasilitas zoomoov, yakni kereta permainan anak-anak. Dan fasilitas ini pun dimanfaatkan beberapa pembalap, seperti Enea Bastianini dari Red Bull KTM tech3, dua orang pembalap Asia Road Racing Championship (ARRC), Toprak Razgatlioglu dan Alex Rins

Toprak pebalap MotoGP asal Turkiye mengaku senang bisa kembali balapan di Sirkuit Mandalika.

Hidya Putri Ramadhina, Branch Communication & CSR Department Head di PT Angkasa Pura Indonesia di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok mengatakan, fasilitas ini memang sengaja disediakan.

“Kedatangan yang pertama, GA 7700, estimasi landingnya pukul 17.15, mengangkut 363 pax. Itu semuanya ada official, crew, dan ridersnya juga. Kemudian yang kedua, GA 7300, pukul 17.27, mengangkut 235 pax. Dan yang terakhir pukul 20.45 mengangkut sekitar 250 pax,” kata Putri, Senin.

“Hari ini, (Senin) ada Alex Rins, Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Jack Miler, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Maverick Vinales, Raul Fernandez, Toprak,” kata Putri.

Hidya Putri Ramadhina mengatakan, penyediaan zoomoov dan Gendang Beleq merupakan kolaborasi dengan Injourney Holding.

“Tentang penyambutan pembalap dengan permainan Zoomoov, kita, pihak otoritas bandara Lombok ingin memberikan kesan berbeda kepada para pebalap saat tiba di Lombok,” ungkapnya.

Namun, fasilitas ini tidak semua pembalap, kru ataupun tim official yang memanfaatkan wahana kendaraan itu.

Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia terlihat memilih tidak menggunakan zoomoov.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like