Dipertanyakan Publik, Pengadaan Sepeda Motor untuk SPPG Ternyata Masuk Anggaran 2025

ARASYNEWS.COM – Pengadaan sepeda motor untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik setelah video ribuan motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial.

Dalam video itu dinarasikan ada 70 ribu unit sepeda motor yang akan didistribusikan ke seluruh SPPG.
Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah dilengkapi stiker Badan Gizi Nasional (BGN). Motor-motor untuk SPPG itu disebut sebagai motor listrik.

Diduga motor listrik berlogo BGN itu adalah sebuah motor listrik Emmo JVX GT. Dikutip dari situs resminya, Emmo JVX GT adalah motor listrik adventure bertenaga hingga 7.000 W dengan jarak tempuh 70 km. Motor listrik ini mendukung fast charging dengan pengisian 30% sampai 80% dalam waktu 1 jam.

Motor listrik tersebut dibekali baterai berkapasitas 72v 31Ah. Motor listrik ini kompatibel dengan dua baterai dan baterainya mudah dilepas

Tapi, yang menuai sorotan adalah harganya. Berdasarkan situs resminya, Emmo JVX GT dibanderol seharga Rp 56,8 juta.

Dalam video yang beredar itu disebutkan, motor listrik tersebut akan dikirim ke SPPG di wilayah Jawa Barat.

Regional Bandung, Ramzi, mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.

“Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi terkait dengan motor listrik tersebut,” ujar Ramzi, Senin (6/4/2026).

Ia juga membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut. Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenarannya secara institusional.

“Kebetulan memang pernah liat di medsos ya terkait dengan adanya yang mengupload terkait motor listrik,” katanya.

Ramzi menegaskan, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai distribusi maupun jumlah kendaraan yang disebut-sebut akan diberikan untuk SPPG. Oleh karena itu, ia belum bisa menjelaskan lebih lanjut soal video viral tersebut.

“Tapi sampai sekarang saya pribadi belum mendapatkan informasi motor tersebut akan diserahkan ke siapa, dikirim ke mana dan jumlahnya berapa,” ucapnya.

Banyak warganet mempertanyakan fungsi kendaraan tersebut dan kaitannya dengan pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan ribuan motor trail dan motor listrik berlogo BGN yang masih terbungkus rapi dan diangkut menggunakan truk besar.

Unggahan tersebut langsung memicu perbincangan publik mengenai pengadaan motor operasional MBG.

Menanggapi viralnya video yang beredar tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada publik.

Dadan mengakui bahwa motor yang terlihat dalam video tersebut memang merupakan bagian dari pengadaan kendaraan operasional untuk program MBG yang sudah direncanakan sejak tahun sebelumnya, yakni tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa pengadaan motor MBG tersebut telah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025 dan disiapkan untuk mendukung operasional petugas di lapangan.

Keterangan Menteri Keuangan RI

Sementara itu, menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait hal ini ditemui awak media, mempertanyakan anggaran dan izin untuk pembelian sepeda motor tersebut.

Purbaya mengakui bahwa tidak mengetahui tentang pengadaan motor tersebut. Dan bahkan usulan itu pernah diajukan dalam pengadaan anggaran pada tahun 2025, termasuk sepeda motor dan komputer. Tetapi tidak diizinkan pada saat itu tahun lalu.

“Pernah diajukan tahun lalu, bersama dengan komputer. Tapi belum diizinkan,” ungkapnya.

“Karena belum diperlukan saat itu,” tambahnya.

Sementara itu, terkait yang terlihat saat ini dan viral, ia menyebutkan akan melakukan pengecekan.

“Akan saya cek itu,” tukasnya.

[]

You May Also Like