Alhamdulillah, Biaya Haji Indonesia 2026 Turun

ARASYNEWS.COM – Biaya resmi keberangkatan haji pada tahun 2026 atau 1447 H tidak mengalami kenaikan, malahan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Adapun penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 turun sebesar Rp 2 juta.

Sebelumnya, beredar isu adanya kenaikan akibat naiknya harga bahan bakar pesawat (avtur) yang dipicu kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah.

“Yang kita sudah putuskan adalah yang boleh kita umumkan sekarang adalah bahwa pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar dua juta rupiah,” ujar presiden Prabowo dalam rapat kerja di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

“Walaupun harga avtur naik tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkap adanya potensi kenaikan biaya penerbangan haji akibat lonjakan harga avtur dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Ia menyebut, awalnya biaya rata-rata penerbangan dalam komponen BPIH 2026 ditetapkan sekitar Rp 33,5 juta per jema’ah. Namun, kondisi eksternal membuat maskapai mengajukan penyesuaian tarif.

Maskapai Garuda Indonesia mengusulkan tambahan biaya Rp 7,9 juta per jema’ah, sementara Saudia Airlines mengajukan tambahan sekitar USD 480 atau setara Rp 8,1 juta.

Kenaikan biaya berpotensi semakin besar jika terjadi perubahan rute penerbangan akibat situasi keamanan di Timur Tengah. Perubahan rute ini bisa menambah durasi penerbangan hingga lebih dari 4 jam.

Sebelumnya, telah disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Daposang, pada 5 April 20206, menyampaikan bahwa biaya haji tahun 2026 resmi turun. Dari biaya Rp 87,4 juta, jama’ah hanya perlu membayar sebesar Rp 54,19 juta.

Untuk diketahui, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 ditetapkan sebesar Rp87,4 juta, dengan Bipih (yang dibayar langsung jema’ah) turun menjadi Rp54,19 juta. Dan selisihnya ditanggung nilai manfaat BPKH.

Jadwal keberangkatan gelombang pertama dimulai 22 April 2026, dengan jema’ah masuk asrama 21 April 2026. Kuota haji Indonesia 221.000 jema’ah yang terdiri dari 203.320 kuota reguler dan 17.680 kuota khusus.

Berikut rincian dan informasi terkait ONH 2026:

-Komponen Biaya: Rata-rata BPIH Rp87.409.365,45, dengan rincian Rp54.193.806,58 dibayar jema’ah (62%) dan Rp33,21 juta (38%) dari nilai manfaat.

-Penurunan Biaya: Ongkos yang dibayar jemaah turun Rp1,23 juta dibandingkan tahun 2025 (Rp55,43 juta).

-Pelunasan: Pelunasan ongkos haji 2026 dijadwalkan dimulai pada 11 dan 19 November 2025.

-Jadwal Haji 2026:
Masuk Asrama: 21 April 2026.
Keberangkatan: Mulai 22 April 2026.
Wukuf: Dijadwalkan 26 Mei 2026.

-Kuota: Sebanyak 221.000 jema’ah, terdiri dari 203.320 jema’ah reguler dan 17.680 jema’ah khusus.

[]

Next Post

No more post

You May Also Like