Walikota Pekanbaru Revisi Aturan PPKM Level 4

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Menyikapi yang disampaikan Gubernur Riau atas arahan Presiden Jokowi, Walikota Pekanbaru Firdaus pun merevisi beberapa aturan dalam surat edaran terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Pelaksanaan PPKM yang semula disampaikan berlaku hingga 8 Agustus oleh Pusat, direvisi berlaku hingga 2 Agustus 2021.

Walikota Pekanbaru Firdaus langsung melaksanakan rapat guna merevisi SE 15/SE/SATGAS/2021 menjadi SE 16/SE/SATGAS/2021. Dari revisi tersebut, terdapat beberapa dispensasi terkait pelaksana pengetatan aktivitas masyarakat.

“Sesuai dengan pernyataan bapak Presiden RI Joko Widodo, pelaksana PPKM Level 4 hingga 2 Agustus mendatang. Untuk itu, ada perubahan dari SE kita yang dibahas saat ini,” jelas Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Senin (26/7/2021) usai rapat.

Diterangkannya, dalam SE 16/SE/SATGAS/2021 seluruh usaha non esensial wajib melaksanakan 100 persen WFH. Untuk bidang telekomunikasi, Internet serta media yang mengedepankan informasi kepada masyarakat, dapat beroperasi hingga 50 persen. Hal yang sama berlaku untuk usaha Hotel non karantina. Sementara itu, pelayann pemerintah yang bersifat esensial seperti pelayanan publik diberlakukan WFO 25 persen.

Untuk PKL dan sejenisnya tetap beroperasi dengan prokes ketat. Supermarket dan pasar swalayan yang menyediakan kebutuhan sehari-hari diberikan kelonggaran buka dengan kapasitas 50 persen dan buka hingga 20.00 WIB. Fasum dan area publik, THM, gelangang permainan, hiburan, KTV, fasilitas hotel ditutup selama pelaksanaan PPKM.

Sedangkan untuk tempat makan sekala kecil yang memiliki tempat sendiri diberikan makan di tempat dengan kapasitas 25 persen, dan takeaway.

Tempat makan sedang yang sendiri dan mal hanya boleh takeaway. Mall dan pusat perbelanjaan ditutup kecuali akses ke restoran, swalayan dan apotek hingga pukul 20.00 dam takeaway. []

You May Also Like