Viral, Aturan Diwajibkan Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi Untuk Masuk Toko Ritel

ARASYNEWS.COM, BEKASI – Pemerintah mulai menetapkan pelaku usaha memiliki scan barcode aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung yang masuk. Sosialisasi itu disampaikan oleh petugas Satpol PP kepada pelaku usaha.

Sebelumnya, di Bekasi aturan ini berlaku di Mal dan pusat perbelanjaan. Dan kini mulai menyasar ke mini market.

Sosialisasi mengenai penggunaan sertifikasi vaksin Covid-19 PeduliLindungi disampaikan salah satunya ke minimarket Indomaret.

Video sosialisasi oleh petugas Satpol PP itu pun viral yang menjelaskan, nantinya dari barcode tersebut akan diketahui mana warga yang sudah memiliki sertifikat vaksin atau belum. Sehingga, jika warga belum melakukan vaksin akan dilarang masuk.

Tak hanya warga yang belum vaksin, anak-anak berusia di bawah 12 tahun juga akan dilarang masuk ke dalam minimarket.

“Jadi ketika si konsumen tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, entah dia belum vaksin atau apa dilarang masuk itu yang pertama, yang kedua dibawah 12 tahun juga dilarang masuk,” kata salah satu petugas Satpol PP saat sosialisasi, seperti dari unggahan video yang beredar, dikutip pada Rabu (22/9/2021).

Terkait hal tersebut, dikutip dari Indizone, Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah mengaku akan mengecek kejadian yang viral di media sosial tersebut.

Namun menurutnya, hingga saat ini belum ada penerapan aturan atau kebijakan terkait penggunaan scan barcode PeduliLindungi untuk masuk ke minimarket. []

You May Also Like