Seorang Pelaku Tinggalkan Surat Wasiat Untuk Orang Tua

ARASYNEWS.COM – Dua orang ditetapkan sebagai tersangka pelaku bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, yakni L dan YSF.

Dari keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, Selasa (30/3/2021), menyebutkan, L meninggalkan surat wasiat sebelum melakukan aksi terorisme yang ditujukan kepada orangtuanya.

“Saudara L ini sempat meninggalkan surat wasiat kepada orangtuanya yang isinya mengatakan yang bersangkutan berpamitan dan siap untuk mati syahid,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, dikutip Selasa (30/3/2021).

Dalam menjalankan aksinya, L tidak sendirian. Dia mengajak serta sang istri yang berinisial YSF. Keduanya baru menikah 6 bulan lalu dan dinikahkan oleh seorang teroris yang bernama Rizaldi.

Mereka, sambungnya, merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan aksi serupa di Katedral Our Lady of Mount Carmel, Pulau Jolo, Filipina Selatan.

“Keduanya menikah enam bulan lalu dan dinikahkan oleh Rizaldi yang beberapa waktu lalu ditangkap di bulan Januari,” ujarnya.

Rizaldi juga merupakan teroris jaringan JAD Sulsel dan memiliki keterkaitan dengan aksi terorisme di Jolo, Filipina. L dan YSF ini rupanya sering mengikuti pengajian di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Dalam pengajian tersebut, L dan YSF kerap memberikan doktrin jihad.

“Mereka ada dalam kelompok pengajian Villa Mutiara di mana masing-masing memiliki peran untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad,” ungkapnya.

Pasutri ini juga membeli sendiri bahan-bahan yang digunakan untuk melakukan bom bunuh diri.

Menyikapi hal ini, Listyo mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh dan terpancing dengan aksi terorisme.

“Hari ini ada kepala BNPT dan kami juga sudah berkoordinasi dengan kementerian agama, ormas agama dan kepemudaan untuk menekankan agar doktrin terkait terorisme tidak berkembang,” jelasnya.

Lebih jauh, Kapolri mengatakan Densus 88 telah menangkap empat tersangka di Makassar.

“Perkembangan dari peristiwa kejadian bom terjadi kemarin, maka sampai dengan hari ini, kita mengamankan 4 orang tersangka yakni AS, SAS, MR, dan AA,” ujarnya. []

You May Also Like