Seorang Karyawan Dhapu Koffie Terdata Reaktif Covid-19, dan Lakukan Isolasi di Rusunawa

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Seorang karyawan Dhapu Koffie di Jalan Ronggowarsito berinisial NA diketahui reaktif Covid-19. Ia saat ini tengah menjalani isolasi di Rusunawa Rejosari, Pekanbaru. Kabar itu dibenarkan Kepala Bidang Ops Satpol PP Kota Pekanbaru Yendri Doni, Rabu (14/7/2021).

“Iya benar, seorang karyawan disitu reaktif dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa (13/7/2021) malam. Saat ini lagi diisolasi di Rusunawa kota Pekanbaru,” kata Yendri dalam keterangnnya, Rabu (14/7/2021).

“Jadi, seusai aturan, kafe itu harus tutup selama tiga hari ke depan. Artinya, mulai hari ini hingga dua hari ke depan harus ditutup,” kata dia.

“Kita akan mengawasi selama dilakukan penutupan ini,” lanjutnya.

Dikatakannya, selain penerapan PPKM, satgas Covid-19 juga akan terus lakukan razia di beberapa pusat keramaian.

Dan kegiatan ini, dikatakannya merupakan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 17 Tahun 2021 dan instruksi Gubernur Riau nomor 122/IND/HK/2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19.

“Ini sesuai dengan surat edaran Walikota Pekanbaru nomor 13/SE/SATGAS/2021 tentang pengetatan aktivitas dan edukasi PPKM berbasis mikro di Kota Pekanbaru,” kata dia.

Ia juga menyebutkan, dalam giat itu juga pelaku usaha diberi surat teguran. Selain Dhapu Koffie, juga kepada pelaku usaha lainnya seperti warung Bakmi Jawa Khas Semarang di Jalan Durian, Kafe Extraxtco, dan warung pecel lele Bude Sarmila Jalan Harapan Raya.

Dan pihaknya juga memberikan teguran lisan kepada GOR Kartika Jalan Gelatik,

Sedangkan yang dilakukan di Dhapu Koffie tadi malam, selain surat teguran, pihaknya juga melakukan tes swab antigen kepada pengunjung dan karyawan.

Dikatakannya, ada 10 pengunjung dan 7 karyawan yang diswab antigen. Dan hasil swab, ada satu orang yang reaktif. Sedangkan 16 orang lainnya non reaktif. []

You May Also Like