Sektor yang Lain Dibuka Secara Terbatas, Untuk Pendidikan Masih Menunggu Arahan

ARASYNEWS.COM, PEKANBARU – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Pekanbaru terus berlanjut, kali ini perpanjangan PPKM hingga tanggal 6 September 2021.

“Kita jalani perpanjangan PPKM level 4 hingga 6 September 2021 mendatang,” kata Walikota Pekanbaru, Firdaus, Selasa (24/8)

Namun perbedaanya dari PPKM yang sebelumnya yang dikatakan Firdaus, dalam PPKM kali ini diberi kelonggaran kegiatan perekonomian masyarakat. Hanya saja untuk kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan masih menunggu arahan

“Secara umum untuk bidang ekonomi sudah ada kelonggaran, tapi tetap dikawal dengan protokol kesehatan yang ketat,” terangnya.

“Untuk aktifitas pendidikan belajar tatap muka belum bisa dilakukan,” kata Walikota.

Walikota menjelaskan untuk aktifitas pendidikan akan tetap mengacu pada kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), namun hingga kini belum ada arahan terbaru dari Kemendikbud.

Dikatakan dia juga, sejumlah poin tertuang dalam surat edaran terkait PPKM level 4. Satu di antaranya pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal dan pusat perdagangan bisa buka. Jam operasionalnya sampai dengan pukul 20.00 WIB. Jumlah pengunjung dibatasi sebesar 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Poin dalam surat edaran juga mengatur aktivitas di pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar basah, bengkel kecil hingga cucian kendaraan bisa buka dengan protokol Kesehatan ketat.

Supermarket dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari bisa beroperasi dengan 50 persen kapasitas. Mereka bisa beroperasi hingga pukul 20.00 WIB.

“Khusus bagi pasar tradisional mempedomani SOP yang ditetapkan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Industri Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Industri orientasi eskpor dan penunjangnya harus memperlihatkan bukti dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang selama 12 bulan terakhir. Mereka juga bisa menunjukkan rencana ekspor dan wajib memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) agar dapat beroperasi 100 persen.

Firdaus menegaskan, mereka harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Namun bila ditemukan kluster di tempat kerja, maka ditutup selama lima hari.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 4, 3, dan 2 di Pulau Jawa dan Bali diperpanjang hingga 30 Agustus 2021. Jokowi menyampaikan ketentuan baru tersebut melalui konferensi pers secara virtual, Senin, 23 Agustus 2021 malam.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM di Pulau Jawa dan Pulau Bali sejak 24 Agustus sampai 30 Agustus,” kata Jokowi, Senin (23/8/2021)

Namun, kata Jokowi, pemerintah juga memutuskan menurunkan level PPKM dari 4 ke 3 di sejumlah daerah.

Untuk diketahui, sepekan terakhir ini adalah masa perpanjangan keenam PPKM level 4, 3, maupun 2 di Pulau Jawa – Bali maupun di luar daerah tersebut. []

You May Also Like