ARASYNEWS.COM – Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi kembali dikritik oleh sejumlah warganet di Twitter soal hutang dan pajak. Dua hal ini semakin membuat rakyat Indonesia menderita.
Warganet melontarkan kritik kepada Jokowi dengan menaikkan tagar ‘Negeri Pajak’ yang terpantau masuk daftar trending topik Twitter pada Rabu (13/10/2021) pagi.
Penilaian yang disampaikan adalah terkait hutang negara yang saat ini mencapai triliunan rupiah dibebankan kepada rakyat lewat pajak dalam berbagai model.
“Presiden ga bisa ngatur negara. Tpi bisanya ngutang. Gbisa bayar utang, segala PAJAK dibebankan pada rakyat #NegeriPajak,” dikutip dari tulisan salah satu warganet.
“Tak tahu malu memeras rakyat, menjelang kehancuran rezim,” sambung akun yang lain.
“Dibalik pembangunan infrastruktur yang lancar disitulah banyak hutang yang dipikul, gali lubang tutup lubang bayar pajanknya nikmati korupsinya sengsara rakyatnya,” imbuh lainnya.
Sebelumnya, tagar-tagar kritik terhadap Jokowi soal hutang dan pajak inu sudah menggema di Twitter pada Selasa, 12 Oktober 2021.
Dan untuk kritikan kepada orang nomor satu di RI ini juga menuliskan dalam tagar ‘Jokowi Bohong Lagi’ untuk janji-janji kampanye, hutang, dan pajak.
Selain itu, mereka juga menyoroti proyek pembangunan jalan tol dan juga yang terbaru adalah proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang pada akhirnya menggunakan dana APBN. Padahal, Jokowi pernah tak merestui hal tersebut, namun baru-baru ini RI 1 itu malah berkata sebaliknya. []