Peringatan Hari Kartini, Banyak Kaum Perempuan Mencoreng Kodrat, “Habis Gelap Terbitlah TikTok”

ARASYNEWS.COM – Setiap tahun, tanggal 21 April dikenal sebagai hari Kartini. Hari bersejarah di Indonesia ini untuk mengenang tokoh perempuan, yakni Raden Ajeng (RA) Kartini. Melalui beliau, derajat kaum perempuan terangkat.

Hal itu, tersirat dalam salah satu perkataan beliau yang terkenal, yakni “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Beragam kata bijak R.A Kartini ini bermunculan setiap kali mengenang di hari pahlawan kemerdekaan nasional tepat di tanggal kelahirannya 21 April.

Bahkan, kata bijak tersebut diterbitkan dalam sebuah buku dengan judul tersebut. Rupanya, tidak hanya itu kata bijak yang dibuat R.A Kartini dalam menyampaikan visi-misinya untuk mengajak rakyat semangat memajukan Indonesia dan tak mengenal lelah mengejar mimpi.

Hanya saja, saat ini sejalan dengan tren, banyak kaum perempuan yang telah berubah ke jalan yang tidak wajar. Bahkan ada yang menyebutkan “Habis Gelap Terbitlah TikTok”.

Ini lantaran platform media sosial berbasis video asal China, TikTok ini tengah menjadi hype di tengah masyarakat dunia, termasuk Indonesia, dan paling banyak didominasi kaum perempuan.

Aplikasi yang semula dipandang sebelah mata, kini sudah banyak diunduh oleh pengguna smartphone, baik di kalangan usia muda atau dewasa, bahkan tua.

Mereka menikmati beragam tantangan yang ada di dalam aplikasi, seperti menari, lypsinc, dan sebagainya, hingga terkadang tidak menyadari sudah berapa lama waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan satu video di TikTok.

Aplikasi ini paling banyak digunakan kaum perempuan ini seakan mereka terkena sindrom menggunakan aplikasi TikTok, ini tentu mencoreng kodrat sebagai wanita yang lemah dan lembut.

Disamping banyak konten dari kaum perempuan yang baik dan bermanfaat, ada juga konten yang menampilkan hal-hal yang tidak patut untuk ditampilkan. Terutama dalam hal berpakaian, bergoyang sesuai musik dan tren zaman sekarang.

Tampilan yang dapat dilihat pengguna TikTok dari berbagai daerah ini tentu membuat risih sebagian pengguna dan bahkan mencoreng kaum perempuan terutama di hari peringatan Kartini ini.

Tampilan di TikTok kebanyakan dengan menggerakkan anggota tubuh, misalnya tangan, kaki, dan badan menari-nari dalam TikTok. Tampilan pakaian yang tidak wajar pun banyak terlihat.

Hanya saja, sejauh ini belum banyak yang mempermasalahkan hal ini, dan para pemuka agama sendiri juga belum banyak yang berkomentar tentang perilaku kehidupan ini. []

You May Also Like