Ini Alasan Akan Dipindahkannya Bandara SSK II yang di Pekanbaru

ARASYNEWS.COM – Kabupaten Siak menjadi salah satu pilihan rencana pemindahan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II yang saat ini ada di kota Pekanbaru.

Rencana pemindahan ini, diungkapkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, karena diprediksi akan terjadi lonjakan jumlah penumpang pada tahun 2025.

Rencana ini sebelumnya juga pernah dibahas dan untuk lokasi pernah juga diusulkan pada kabupaten Kampar yang menjadi daerah terdekat dengan kota Pekanbaru sebagai ibukota provinsi Riau.

Indra mengatakan, dari hasil perhitungan PT Angkasa Pura II, jumlah penumpang di Bandara SSK II mencapai 9,5 juta jiwa per tahun pada tahun 2014. Dan terus mengalami penambahan. Dan diprediksi akan terus bertambah tiap tahunnya.

Selain itu, bangunan yang ada saat ini yang ada di bandara SSK II di kota Pekanbaru hanya sanggup menampung 8 juta orang.

“Karena diprediksi akan over kapasitas pada tahun 2025, maka bandara ini harus segera dipindahkan ke lokasi lain yang berdampingan dengan ibukota provinsi yakni kota Pekanbaru. Siak menjadi lokasi yang cocok,” diungkapkan Indra Pomi.

“Ada rencana wilayah yang cocok dibangun bandara yakni di perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Siak,” kata Indra.

“Bandara tidak mesti di Pekanbaru. Kawasan bandara baru yang paling memungkinan itu di Siak,” imbuhnya.



Lebih lanjut, ia mengatakan, kawasan di kabupaten Siak saat ini banyak perkebunan kelapa sawit. Dan hak guna usaha (HGU) perusahaan tidak lama lagi akan berakhir, sekitar ada seribu hektar.

Selain itu, landasan pada bandara yang ada saat ini di kota Pekanbaru juga tidak memungkinkan untuk ditambah panjangnya karena telah banyak pemukiman penduduk.

Dan kawasan yang dipilih ini cocok untuk ditempatkan bandara karena rencana nantinya bandara akan ditambah konsep Aerocity yang mendukung kawasan metropolitan pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan). Dan nantinya akan terintegrasi dengan dengan pergudangan, terminal antara modal, perkantoran, kawasan industri, tempat wisata, dan perumahan yang didukung oleh infrastruktur perkotaan modern.

Disisi lain, bandara saat ini lebih dekat dengan lapangan udara tipe A yang merupakan landasan yang dipergunakan Angkatan Udara untuk latihan. []

You May Also Like